425 Penari Meriahkan Fesona Seririt 2026, Bupati Sutjidra Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya

0
320
Fesona Seririt 2026 resmi dibuka oleh Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra di Lapangan Umum Seririt dengan pementasan tari kolosal 425 penari yang memukau ribuan masyarakat.
Fesona Seririt 2026 resmi dibuka oleh Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra di Lapangan Umum Seririt dengan pementasan tari kolosal 425 penari yang memukau ribuan masyarakat. Sumber foto : humas buleleng

UPDATEBALI.com, BULELENG – Sebanyak 425 penari sukses memeriahkan pembukaan Perayaan Budaya, Seni, dan Ornamen khas Kecamatan Seririt (Fesona Seririt) 2026 di Lapangan Umum Seririt, Rabu, 3 Juni 2026.

Festival yang mengusung tema “Abhinaya Kumala” (Ekspresi Keindahan) ini dibuka resmi oleh Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra bersama Wakil Bupati Gede Supriatna melalui pementasan tari kolosal yang memukau ribuan penonton yang hadir.

Ratusan penari tersebut tampil sebagai simbol semangat kebersamaan masyarakat Seririt dalam menjaga dan melestarikan seni budaya lokal. Selain pertunjukan tari kolosal, gelaran Fesona Seririt 2026 juga diramaikan dengan pameran ornamen khas daerah hingga berbagai pertunjukan seni tradisional yang melibatkan berbagai elemen masyarakat.

Baca Juga:  Pj Lihadnyana Ajak ASN dan Masyarakat Buleleng Peduli Sesama dalam Peringatan HUT RI ke-79

Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra, menyampaikan bahwa Fesona Seririt memiliki peran penting dalam menjaga eksistensi budaya daerah di tengah perkembangan zaman.

Pemerintah Kabupaten Buleleng berkomitmen penuh untuk mendukung kegiatan seni dan budaya sebagai bagian dari pembangunan daerah yang berbasis pada kearifan lokal.

“Penampilan 425 penari hari ini menunjukkan bahwa semangat masyarakat untuk melestarikan budaya masih sangat kuat. Ini menjadi kebanggaan bagi kita semua, karena budaya adalah identitas daerah yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda,” ujar Bupati asal Desa Bontihing tersebut.

Baca Juga:  PJ Gubernur Bali Raih Penghargaan Apresiasi Kinerja Penjabat Kepala Daerah 2024 Kategori Kinerja Total Klaster Fiskal Tinggi

Lebih lanjut, Sutjidra menjelaskan bahwa festival budaya ini tidak sekadar menjadi panggung pertunjukan seni, melainkan juga berfungsi sebagai ruang strategis bagi masyarakat untuk menampilkan potensi daerah, memperkuat persatuan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui sektor pariwisata dan pemberdayaan UMKM.

Mengakhiri sambutannya, Bupati Sutjidra memberikan pesan khusus dan mengajak generasi muda untuk terus mencintai serta menjaga budaya lokal agar tetap lestari dan tidak tergerus oleh perkembangan zaman.

Baca Juga:  Jalin Kerjasama, Tim Balitbang Pemkab Sumba Barat Kunjungi Universitas Udayana

“Kalau bukan kita yang menjaga budaya daerah, lalu siapa lagi. Melalui festival ini kami berharap generasi muda semakin bangga terhadap budaya lokalnya sendiri,” pungkasnya.(adv/ub)