UPDATEBALI.COM, BADUNG – ZIN Canggu Resort & Villas menghadirkan pengalaman seni yang berbeda melalui pameran imersif bertajuk ROOTED, sebuah kolaborasi antara seni kontemporer dan bonsai yang mengajak pengunjung mengeksplorasi hubungan manusia, alam, dan kreativitas. Pameran yang berlangsung di ZIN Cafe ini resmi dibuka melalui Opening Reception pada Sabtu 11 Juli 2026 dan akan berlangsung hingga 31 Juli 2026.
ROOTED menjadi salah satu agenda seni di kawasan Canggu yang menawarkan pengalaman unik bagi pecinta seni, wisatawan, maupun masyarakat lokal. Melalui perpaduan karya seni visual, bonsai, dan instalasi yang dikurasi secara khusus, pengunjung diajak memperlambat ritme kehidupan sejenak untuk mengapresiasi proses, keseimbangan, dan keterhubungan dengan alam.
General Manager ZIN Canggu Resort & Villas, Boyke Sanjaya, mengatakan pameran ini merupakan bentuk komitmen pihaknya dalam mendukung perkembangan seni sekaligus menyediakan ruang kolaborasi bagi para pelaku kreatif.
“Tujuan acara ini adalah menggabungkan seni bonsai dan seni lukisan yang memang sedang berkembang pesat di sini. Kami sebagai industri hospitality ingin mewadahi seni-seni yang ada. Bonsai membutuhkan waktu yang panjang untuk menjadi indah, begitu juga lukisan yang lahir dari ide dan proses kreatif. Kami ingin menggabungkan semuanya sesuai konsep Tri Hita Karana, yakni keharmonisan antara manusia, alam, dan kehidupan,” ujar Boyke.
Ia menjelaskan, konsep ROOTED terinspirasi dari ketangguhan alam yang tumbuh dalam keheningan. Layaknya benih yang berakar sebelum berkembang menjadi pohon yang kuat, pameran ini menggambarkan pentingnya waktu, kesabaran, dan keseimbangan sebagai bagian dari perjalanan hidup manusia.

Pameran tersebut menghadirkan karya dari Jefa, Bonsai D’Uma, Kendisan, dan Naken Wijaya. Masing-masing seniman menampilkan interpretasi mengenai identitas, transformasi, dan harmoni kehidupan melalui medium yang berbeda.
Selain karya seni visual, ROOTED juga menampilkan sepuluh bonsai unggulan atau masterpiece yang ditempatkan di berbagai titik kawasan resort. Koleksi tersebut berasal dari Bali, berbagai daerah di Indonesia, hingga mancanegara.
“Untuk bonsai, kami menampilkan 10 masterpiece yang kami sebar di beberapa titik resort. Bonsainya beragam, ada yang berasal dari Bali, luar Bali, bahkan ada yang dari luar negeri seperti Taiwan dan negara lainnya,” kata Boyke.
Lebih dari sekadar pameran, ROOTED merupakan bagian dari komitmen ZIN Group dalam menghadirkan ruang yang menghubungkan seni, komunitas, kuliner, dan gaya hidup. Berlokasi di ZIN Cafe, pengunjung dapat menikmati karya seni sambil menikmati kopi spesial, menu all-day dining, serta suasana tropis khas Canggu.
Pengalaman tersebut juga dilengkapi dengan kehadiran Heven & Sin, restoran terbaru ZIN Group yang menawarkan konsep elevated dining dengan panorama rooftop menghadap kawasan Canggu. Restoran ini menyajikan hidangan premium, koktail khas, serta pemandangan matahari terbenam yang menjadi daya tarik tersendiri.

Boyke berharap penyelenggaraan ROOTED dapat memberikan nilai tambah bagi para tamu yang menginap maupun masyarakat yang datang berkunjung.
“Harapan kami, tamu yang menginap di sini tidak hanya mendapatkan pengalaman menginap, tetapi juga mengenal seni yang ada di Indonesia, khususnya di Bali. Mereka bisa melihat karya para seniman lokal dan bonsai yang unik sehingga memiliki pengalaman dan cerita yang bisa dibawa pulang,” ujarnya.
Melalui ROOTED, ZIN Group ingin menghadirkan ruang kolaboratif bagi seniman, komunitas kreatif, wisatawan, dan masyarakat untuk berbagi inspirasi serta merayakan kreativitas yang tumbuh dari akar yang sama, yaitu hubungan harmonis antara manusia, alam, dan kehidupan.
Pameran ini terbuka untuk umum hingga 31 Juli 2026 dan menjadi alternatif destinasi bagi masyarakat maupun wisatawan yang ingin menikmati perpaduan seni, kuliner, dan gaya hidup dalam satu pengalaman di kawasan Canggu. (yud/ub)





