UPDATEBALI.com, DENPASAR — Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Pariwisata bersama Badan Kreatif (BKRAF) Kota Denpasar memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan event kreatif “Area Creator VI” yang digelar oleh Cre:HA Project di Gedung Dharma Negara Alaya (DNA) Denpasar pada 7–8 Februari 2026.
Kegiatan tahunan yang menghadirkan berbagai pelaku industri kreatif ini ditinjau langsung oleh Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa bersama anggota DPD RI I.B Rai Dharmawijaya Mantra, Sabtu 7 Februari 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Arya Wibawa menilai kegiatan Area Creator VI sebagai ruang yang efektif dalam mendorong tumbuhnya ekosistem ekonomi kreatif yang berkelanjutan, terutama bagi generasi muda di Kota Denpasar. Melalui event ini, potensi kreator muda dapat berkembang sekaligus membuka peluang ekonomi dari karya yang dihasilkan.
“Event seperti ini sangat bagus untuk mendukung pengembangan kreativitas anak muda. Tidak hanya sebagai ruang berekspresi, tetapi juga sebagai sarana peningkatan keterampilan, wawasan, serta membuka peluang ekonomi dari karya kreatif,” ujar Arya Wibawa.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga berperan dalam meningkatkan keterampilan kreator, memperluas jaringan komunitas, serta memperkuat interaksi antara kreator dan audiens. Selain itu, event ini turut mendorong penguatan personal branding dan membuka peluang usaha baru berbasis inovasi konten.
“Untuk itu, peran pemerintah sangat penting dalam mendukung kegiatan kreativitas anak muda. Dengan demikian, Area Creator VI diharapkan dapat menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi dan meningkatkan kreativitas di Kota Denpasar,” tegasnya.
Sementara itu, Public Relations Cre:HA Project, Agus Kusuma Jaya, menjelaskan bahwa Area Creator VI menghadirkan berbagai karya dan aktivitas pop culture, mulai dari ilustrasi, komik, cosplay, komunitas gim, hingga pertunjukan kreator lokal dan nasional.
“Area Creator VI diinisiasi sebagai wadah kreatif bagi para kreator untuk memamerkan dan berbagi karya pop culture, mulai dari gambar dan ilustrasi, komik, cosplay, game komunitas, hingga berbagai performance lokal dan nasional,” jelasnya.
Event ini melibatkan lebih dari 60 booth yang diisi komunitas, circle kreator, serta pelaku usaha F&B. Salah satu agenda utama adalah kompetisi Indonesia Cosplay Grand Prix (ICGP) Regional Bali yang menjadi bagian dari rangkaian seleksi nasional menuju World Cosplay Summit di Jepang.
“Nantinya, peserta yang memenangkan lomba di regional masing-masing akan dipertemukan di kejuaraan nasional untuk memperebutkan gelar juara dan berkesempatan diberangkatkan ke Jepang guna mengikuti World Cosplay Summit di Nagoya,” ungkap Agus Kusuma Jaya.
Selain kompetisi, kegiatan juga diramaikan workshop dan sesi berbagi pengalaman bersama kreator profesional melalui program Creha Talk, pertunjukan komunitas fandom, serta penampilan kreator lokal maupun internasional. Berbagai lomba seperti Japan Song Competition, Cosplay Walk, dan Lomba IP Komik juga diselenggarakan, termasuk dukungan pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual bagi pemenang kategori komik.
Melalui penyelenggaraan Area Creator VI, diharapkan ruang kreativitas anak muda Denpasar semakin berkembang dan mampu memperkuat kontribusi sektor ekonomi kreatif sebagai salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.(per/ub)





