
UPDATEBALI.com, DENPASAR – Sesetan Festival Tahun 2026 resmi dimulai. Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa membuka festival tersebut dengan pemukulan gong di Lapangan Pameran Sesetan, Sabtu, 15 Agustus 2026 malam.
Festival yang berlangsung selama tiga hari, 15-17 Agustus 2026, menjadi ruang bagi masyarakat Sesetan untuk menampilkan kreativitas sekaligus mendorong perkembangan UMKM lokal.
Pembukaan turut dihadiri Anggota DPRD Provinsi Bali Ni Wayan Sari Galung, Anggota DPRD Kota Denpasar Putu Melati Purbaningrat Yo, Camat Denpasar Selatan IB Made Purwanasara, Lurah Sesetan Wayan Gede Gita Prayudi, perwakilan OPD Pemkot Denpasar, tokoh masyarakat, serta undangan lainnya.
Arya Wibawa mengapresiasi keterlibatan masyarakat dalam menyelenggarakan Sesetan Festival 2026.
Menurutnya, kegiatan tersebut memiliki nilai strategis karena tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga memberikan ruang bagi generasi muda dan pelaku usaha untuk berkembang.
Festival ini diharapkan menjadi wadah bagi anak muda untuk menunjukkan kreativitas, sementara pelaku UMKM dapat memanfaatkannya untuk mengembangkan usaha. Selain itu, kegiatan tersebut membuka kesempatan bagi komunitas untuk membangun jejaring serta bertukar informasi dan pengetahuan.
Ruang diskusi dan workshop yang menjadi bagian dari festival juga diharapkan dapat memberikan manfaat bagi pemuda Sesetan dan masyarakat Kota Denpasar secara lebih luas.
“Pemkot Denpasar sangat mendukung masyarakat menggerakkan kegiatan-kegiatan semacan ini, bersatu berkembang maju dalam balutan spirit Vasudhaiva Kutumbakam”, pungkas Arya Wibawa.
Sementara itu, Ketua Panitia Sesetan Festival 2026 I Made Widiartha menjelaskan, festival digelar selama tiga hari mulai 15 hingga 17 Agustus 2026. Pelaksanaannya melibatkan berbagai unsur masyarakat di Kelurahan Sesetan.
Sejumlah kegiatan telah disiapkan untuk mengisi rangkaian festival, mulai dari jalan santai, berbagai perlombaan kreativitas antarlanjar, hiburan, hingga lomba menghias gapura banjar yang melibatkan sekeha teruna di Kelurahan Sesetan.
Menurut Widiartha, keterlibatan berbagai elemen masyarakat menjadi bagian penting dalam pelaksanaan festival. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga kreativitas masyarakat dan sekeha teruna semakin berkembang.
“Tentu kami berharap pelaksanaan seperti ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga dapat meningkatkan kreatifitas masyarakat maupun sekeha teruna yang ada di Kelurahan Sesetan,” ungkap Made Widiartha.
Sesetan Festival 2026 pun menjadi salah satu ruang kolaborasi masyarakat dalam menyemarakkan momentum kemerdekaan.
Perpaduan kegiatan kreatif, pemberdayaan UMKM, aktivitas komunitas, dan hiburan diharapkan mampu memperkuat kebersamaan sekaligus memberikan ruang tumbuh bagi potensi lokal.(per/updatebali)


