Wali Kota Jaya Negara Dorong Penguatan Ekosistem Data untuk Pembangunan Daerah

0
129
Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara saat membuka Denpasar Pekan Statistik (DPS) 2025 di Gedung Dharma Negara Alaya
Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara saat membuka Denpasar Pekan Statistik (DPS) 2025 di Gedung Dharma Negara Alaya. Sumber foto: Humas Denpasar

UPDATEBALI.com, DENPASAR – Pemerintah Kota Denpasar terus memperkuat komitmen terhadap tata kelola data yang terintegrasi dan transparan.

Hal ini ditegaskan oleh Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara saat membuka Denpasar Pekan Statistik (DPS) 2025 di Gedung Dharma Negara Alaya, Selasa 14 Oktober 2025.

Kegiatan yang bertepatan dengan peringatan Hari Statistik Nasional dan Internasional ini mengusung semangat membangun data sosial ekonomi terpadu berbasis data kependudukan dan informasi kebencanaan. Dalam kesempatan tersebut, dilakukan pula penandatanganan komitmen bersama antara Pemerintah Kota Denpasar, BPS, BMKG, serta sejumlah lembaga dan organisasi pendukung lainnya.

Wali Kota Jaya Negara menegaskan bahwa data bukan sekadar angka, tetapi dasar pengambilan keputusan yang menentukan arah pembangunan daerah.

Baca Juga:  Sekda Budiasa Terima Kunker Pemkot Yogyakarta Terkait Pengembangan Smart City

“Kita ingin membangun Denpasar berbasis data yang terbuka, akurat, dan terintegrasi. Komitmen ini menjadi langkah strategis untuk memastikan setiap kebijakan benar-benar berpijak pada realitas sosial dan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, integrasi data menjadi fondasi penting dalam upaya menuju Satu Data Indonesia, serta mendukung visi Indonesia Emas 2045.

“Penandatanganan ini bukan seremonial, melainkan bentuk nyata ikrar bersama membangun ekosistem data yang akuntabel dan bermanfaat langsung bagi masyarakat,” tegasnya.

Kepala BPS Kota Denpasar, Andri Yudhi Supriadi, memberikan apresiasi tinggi atas keseriusan Pemkot Denpasar dalam membangun budaya statistik di berbagai sektor. Ia menyebut bahwa Denpasar termasuk salah satu daerah dengan Indeks Pembangunan Statistik (IPS) kategori baik, dengan nilai 2,77.

Baca Juga:  Astra Motor Bali Umumkan Inovator Muda Berprestasi di AHM Best Student 2025

“Kolaborasi antara BPS dan Pemerintah Kota Denpasar dalam penyelenggaraan Pekan Statistik ini menjadi contoh sinergi yang produktif. Kesadaran akan pentingnya data semakin tumbuh di kalangan OPD dan masyarakat,” katanya.

Selain pembukaan, acara juga dirangkaikan dengan penyerahan penghargaan Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) kepada Desa Sanur Kaja, penghargaan Mitra Statistik, dan OPD pendukung statistik sektoral. Rangkaian kegiatan dilengkapi dengan workshop statistik yang bertujuan meningkatkan kapasitas aparatur daerah dalam mengelola dan memanfaatkan data secara efektif.

Baca Juga:  Peringatan Hari Lahir Pancasila, Pj Gubernur Bali Ajak Warga Membumikan Ideologi Negara

Sementara Plt. Kadis Kominfos Kota Denpasar, I Nyoman Denny Widya, menambahkan bahwa Pekan Statistik tahun ini menjadi momentum memperkuat kesadaran publik terhadap pentingnya literasi data.

“Dengan tema Menuju Data Terpadu, Terbuka, dan Aman untuk Masyarakat Maju, kami ingin menegaskan bahwa pembangunan tidak bisa lepas dari data yang valid dan terukur,” ungkapnya.

Melalui Denpasar Pekan Statistik, Pemkot Denpasar berharap semakin banyak pihak yang terlibat dalam membangun sistem data yang handal, baik untuk mitigasi kebencanaan, peningkatan kesejahteraan sosial, maupun pertumbuhan ekonomi daerah.

“Denpasar akan terus bergerak menuju kota cerdas, di mana data menjadi tulang punggung setiap inovasi kebijakan,” tutup Jaya Negara.(per/ub)