spot_img
spot_img
BerandaBaliBadungWagub Giri Prasta Resmikan Gedung InaTEWS Bali, Dorong Mitigasi Bencana Sejak Dini

Wagub Giri Prasta Resmikan Gedung InaTEWS Bali, Dorong Mitigasi Bencana Sejak Dini

UPDATEBALI.com, BADUNG – Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta, menegaskan pentingnya penyampaian informasi kebencanaan secara cepat dan efektif kepada masyarakat.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri peresmian Gedung Sistem Operasional Indonesia Tsunami Early Warning System (InaTEWS) Bali di Kantor BMKG Wilayah III Denpasar, Sabtu, 14 Juni 2025.

Gedung yang baru diresmikan tersebut merupakan bagian dari proyek nasional Indonesia Disaster Resilience Initiative Project (IDRIP) yang digagas oleh BMKG dengan dukungan dari Bank Dunia (World Bank).

Fasilitas ini difungsikan sebagai backup command center untuk penanganan bencana gempa bumi, tsunami, dan hidrometeorologi, setelah pusat utama di Jakarta.

Baca Juga:  Presiden RI ke-5 Dorong Perlindungan HKI UMKM Bali, Tekankan Pentingnya Sosialisasi Masif

Giri Prasta mengapresiasi pembangunan pusat informasi kebencanaan ini sebagai langkah strategis dalam penguatan sistem peringatan dini di Bali. Ia berharap keberadaan gedung ini dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Bali.

“Semoga hal ini bisa memberikan sentuhan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat Bali,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Giri Prasta juga menekankan perlunya peningkatan kesiapsiagaan dan mitigasi bencana secara menyeluruh. Ia mendorong agar edukasi tentang kebencanaan ditanamkan sejak dini, bahkan mulai dari bangku sekolah.

Baca Juga:  Momentum Peringatan Hari Pahlawan, Pj Bupati Buleleng Ajak Masyarakat Tuntaskan Kemiskinan Ekstrem

Tak hanya itu, ia menginstruksikan Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Provinsi Bali serta seluruh Kalaksa BPBD kabupaten/kota untuk terus memperkuat koordinasi dengan BMKG.

Giri Prasta juga menyoroti pentingnya pengembangan sistem yang memungkinkan masyarakat menerima informasi peringatan dini langsung melalui telepon pintar.

Sementara itu, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto, mengungkapkan bahwa pembangunan Gedung Sistem Operasional InaTEWS Bali sangat penting dalam upaya mitigasi bencana, khususnya untuk wilayah rawan gempa dan tsunami.

Baca Juga:  Semangat Garuda di Pulau Dewata, Koster dan Giri Prasta Dampingi Warga Nobar Timnas

“BNPB akan berada di hilir. Setelah gedung ini resmi dibangun, akan dilanjutkan dengan pembangunan command center di tingkat provinsi dan kabupaten/kota,” jelasnya.

Senada dengan itu, Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, menyatakan bahwa BMKG terus berupaya memastikan agar informasi kebencanaan dapat diterima masyarakat sedini mungkin, termasuk oleh petani dan nelayan yang rentan terhadap dampak perubahan cuaca ekstrem.

“Dengan informasi yang cepat dan tepat, masyarakat bisa menekan risiko kerugian akibat bencana dan sekaligus meningkatkan produktivitas serta kesejahteraan mereka,” tutup Dwikorita.(yud/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments