Hadiri Pujawali Gunung Kangin, Wagub Giri Prasta Tegaskan Bali Harus Dijaga dari Akar Budayanya

0
326
Wakil Gubernur Bali, Nyoman Giri Prasta, Hadiri Pujawali Petapakan Ida Bhatara Ratu Gede di Pura Desa lan Puseh Desa Adat Gunung Kangin
Wakil Gubernur Bali, Nyoman Giri Prasta, Hadiri Pujawali Petapakan Ida Bhatara Ratu Gede di Pura Desa lan Puseh Desa Adat Gunung Kangin. Sumber foto : Humas Pemprov Bali

UPDATEBALI.com, TABANAN – Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta, mengajak seluruh Krama Desa Adat Gunung Kangin, Desa Bangli, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, untuk senantiasa menjaga dan memperkuat tatanan adat istiadat, agama, tradisi, serta seni budaya Bali.

Hal ini ditegaskannya saat menghadiri Pujawali Petapakan Ida Bhatara Ratu Gede di Pura Desa lan Puseh, Kamis (Wraspati Kliwon, Merakih), 12 Juni 2025 malam.

Didampingi Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga, Rektor Universitas Udayana Prof. Ir. I Ketut Sudarsana, S.T., Ph.D., Camat Baturiti, dan Perbekel Desa Bangli, Giri Prasta menekankan pentingnya menjaga kekuatan adat Bali agar tidak tergerus oleh perkembangan zaman.

“Kita boleh maju dengan teknologi, tetapi jangan sampai akar budaya Bali tergerus. Budaya ini warisan leluhur dan kekuatan spiritual Bali berasal dari orang-orang suci seperti Rsi, Dang Hyang, Mpu, dan Bhatara Lelangit,” tegas Giri Prasta, yang juga menyerahkan punia kepada Sekaa Baleganjur Yowana Gunung Kangin.

Baca Juga:  Inovasi Layanan Malam Disdukcapil Badung Sukses Tingkatkan Perekaman KTP Elektronik

Dalam kesempatan tersebut, Giri Prasta mengajak seluruh Krama (Prajuru, Pecalang, Krama Istri, dan Yowana) untuk memperkuat semangat sagilik saguluk salunglung sabayantaka.

Ia menyampaikan bahwa kekuatan kebersamaan menjadi kunci keberhasilan dalam menjaga Bali agar tetap kerahayuan, gemah ripah loh jinawi, tata tentrem kerta raharja.

“Ring rahina pujawali mangkin, titiang nunas, Krama sareng sami mangda masikian. Kalau kita bersatu, maka setengah perjuangan kita berhasil,” ujarnya, disambut tepuk tangan Krama yang hadir.

Giri Prasta menyerahkan bantuan atau punia sebesar Rp10 juta dari Pemerintah Provinsi Bali, serta punia pribadi senilai Rp20 juta. Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga juga turut menyerahkan punia senilai Rp10 juta, yang diterima langsung oleh Bendesa Adat Gunung Kangin.

Baca Juga:  DKI Tetapkan Rumah Ibu Fatmawati jadi Cagar Budaya

Komitmen Giri Prasta terhadap penguatan adat dan budaya Bali di wilayah Tabanan bukanlah hal baru. Bendesa Adat Gunung Kangin menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas dedikasi Giri Prasta yang terbukti nyata sejak menjabat sebagai Bupati Badung.

Beberapa bantuan yang telah disalurkan antara lain:

  • Pembangunan Pura Melanting Banjar Bangli tahun 2024 sebesar Rp400 juta.

  • Pembangunan Pura Dalem Banjar Bangli sebesar Rp1,8 miliar.

  • Pembangunan Wantilan Banjar Adat Titigalar sebesar Rp2,7 miliar.

  • Pembangunan Pura Dalem Titigalar sebesar Rp1,8 miliar.

  • Bantuan Bale Serba Guna Desa Adat Munduk Andong (2023) sebesar Rp300 juta.

  • Bantuan upacara pengabenan massal sebesar Rp150 juta.

Baca Juga:  Busungbiu Festival 2026 Resmi Dibuka, Bupati Sutjidra Dorong Pelestarian Budaya dan Penguatan Ekonomi

Sementara itu, melalui Pemerintah Provinsi Bali pada tahun 2023, juga telah disalurkan bantuan untuk pembangunan Balai Banjar senilai Rp450 juta dan pembangunan jalan senilai Rp4 miliar.

Acara pujawali kali ini tak hanya menjadi momen spiritual, tetapi juga momentum penguatan identitas Bali. Giri Prasta menegaskan bahwa membangun jagat Bali harus didasari oleh pikiran yang suci dan kekuatan budaya.

“Jagat Bali ini harus kita bangun dengan dasar adat, agama, dan seni budaya. Kalau bukan kita, siapa lagi yang akan menjaga warisan leluhur ini?” pungkasnya.(yud/ub)