
UPDATEBALI.com, KLUNGKUNG – Wakil Bupati Klungkung Tjokorda Gde Surya Putra menerima audiensi jajaran pengurus International Pickleball Federation Bali di ruang kerjanya, Kamis 30 April 2026. Pertemuan tersebut membahas kesiapan penyelenggaraan World Pickleball Championship (WPC) Bali 2026 serta agenda kompetisi daerah.
Audiensi dipimpin oleh Binpres Pickleball Bali sekaligus Technical Delegate Porjar Bali cabang pickleball, I Gusti Ngurah Alit Putra Hariwibawa. Dalam pertemuan tersebut dibahas berbagai aspek teknis dan koordinasi menjelang pelaksanaan WPC yang dijadwalkan berlangsung pada September 2026.
Kejuaraan dunia ini akan menjadi penyelenggaraan kelima di Bali dan diharapkan mampu kembali memperkuat posisi Pulau Dewata sebagai tuan rumah ajang olahraga internasional. Selain itu, turut dibahas pula persiapan Porjar Bali cabang pickleball yang akan digelar pada Juni 2026.
Dalam laporannya, I Gusti Ngurah Alit Putra Hariwibawa menyampaikan bahwa pickleball kini telah resmi menjadi cabang olahraga yang dipertandingkan di Porjar Bali, dengan pelaksanaan yang dikelola secara mandiri oleh Pengprov IPF Bali.
Menanggapi hal tersebut, Tjok Surya menyampaikan dukungan terhadap penyelenggaraan WPC Bali sekaligus mengapresiasi kesiapan panitia dalam mematangkan berbagai kebutuhan teknis.
“Event ini tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga peluang besar untuk mendorong sport tourism di Bali serta menarik kunjungan wisatawan,” ujarnya.
Selaku Ketua Umum Pengprov IPF Bali, ia juga menegaskan pentingnya sinergi lintas pihak guna memastikan pelaksanaan WPC Bali 2026 berjalan optimal dan memberikan dampak positif bagi daerah.
Terkait pelaksanaan Porjar Bali cabang pickleball, pihaknya meminta agar rencana anggaran biaya segera disusun dan disampaikan sebagai dasar untuk mencari dukungan serta memastikan kegiatan berjalan sesuai rencana.
Audiensi ini turut dihadiri Ketua Umum Pengkab IPF Klungkung I Wayan Sarjana serta Mr. Jan David selaku penyelenggara World Pickleball Championship Bali.
Melalui koordinasi ini, diharapkan seluruh rangkaian kegiatan olahraga, baik di tingkat daerah maupun internasional, dapat terlaksana dengan baik serta semakin memperkuat posisi Bali sebagai destinasi sport tourism.(yud/ub)


