UPDATEBALI.com, JAKARTA — Pemerintah Kabupaten Klungkung terus memperkuat tata kelola keuangan daerah, khususnya dalam pengelolaan pinjaman daerah agar berjalan sesuai prinsip akuntabilitas dan ketentuan perundang-undangan.
Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kehadiran Wakil Bupati Klungkung Tjokorda Gde Surya Putra dalam kegiatan Asistensi Tata Kelola Pemanfaatan Pinjaman Daerah yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah, Kementerian Dalam Negeri.
Kegiatan asistensi tersebut berlangsung di Hotel Park Hyatt, Jakarta, Selasa 3 Februari 2026, dan diikuti oleh perwakilan pemerintah daerah dari berbagai wilayah di Indonesia. Wabup Tjok Surya hadir mewakili Bupati Klungkung, didampingi Asisten III Setda Klungkung Dewa Gde Darmawan.
Melalui keikutsertaan dalam forum ini, Pemkab Klungkung menegaskan keseriusannya dalam menerapkan tata kelola keuangan daerah yang baik (good governance), terutama dalam perencanaan dan pemanfaatan skema pinjaman daerah sebagai salah satu sumber pembiayaan pembangunan.
Wabup Tjok Surya menyampaikan bahwa asistensi ini menjadi sarana penting bagi pemerintah daerah untuk memperdalam pemahaman terkait mekanisme perencanaan, pemanfaatan, hingga pengendalian pinjaman daerah agar digunakan secara tepat guna dan bertanggung jawab. Ia berharap, pengelolaan pinjaman daerah ke depan dapat mendukung pembangunan yang berkelanjutan serta memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Klungkung.
“Asistensi ini diharapkan mampu memperkuat kapasitas pemerintah daerah dalam merencanakan dan memanfaatkan pinjaman secara terukur, sehingga pembiayaan pembangunan dapat berjalan optimal dan tetap berada dalam koridor aturan,” ujar Wabup Tjok Surya.
Lebih lanjut, kegiatan asistensi ini juga berfungsi sebagai wadah koordinasi dan konsultasi antara pemerintah pusat dan daerah. Melalui forum tersebut, diharapkan terbangun kesamaan persepsi serta peningkatan kapasitas aparatur daerah dalam pengelolaan keuangan, khususnya terkait kebijakan pinjaman daerah.
Dengan penguatan tata kelola yang baik, Pemkab Klungkung optimistis pemanfaatan pinjaman daerah dapat menjadi instrumen strategis dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.(yud/ub)





