UPDATEBALI.com, KLUNGKUNG – Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra, memimpin Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) terkait penanganan warga terdampak abrasi di Pantai Monggalan, Desa Kusamba, Kecamatan Dawan.
Kegiatan ini digelar di Kantor BPBD Kabupaten Klungkung, Jumat 30 Januari 2026, sebagai upaya pemerintah daerah memberikan solusi cepat dan bantuan bagi masyarakat yang terdampak.
Dalam arahannya, Wabup Tjokorda Gde Surya Putra menyampaikan rencana relokasi bagi 12 Kepala Keluarga (45 jiwa) ke lokasi yang lebih aman. Pemerintah daerah juga menyiapkan bantuan melalui Dana Bantuan Tidak Terencana (BTT).
“Lahan milik Pemerintah Provinsi Bali seluas kurang lebih 5 are yang berada di sekitar TK Negeri Desa Kusamba akan kita mohonkan untuk pembangunan perumahan warga terdampak. Statusnya nanti pinjam pakai,” jelasnya.
Wabup juga menekankan agar Perbekel Desa Kusamba memprioritaskan warga yang memiliki lahan pribadi untuk membangun kembali rumah mereka dengan bantuan pemerintah. Dengan demikian, lahan dari Pemprov Bali dapat difokuskan bagi warga yang tidak memiliki tanah sama sekali.
Abrasi yang terjadi pada 22 Januari 2026 di Pantai Monggalan Kusamba telah menimbulkan kerusakan pada sejumlah rumah warga. Menyikapi hal ini, Pemkab Klungkung bergerak cepat untuk melakukan penanganan awal, termasuk pemenuhan kebutuhan dasar dan hunian sementara yang layak.
Perbekel Desa Kusamba melaporkan bahwa dari 12 KK yang terdampak, terdapat 9 rumah yang rusak akibat abrasi. Tujuh rumah mengalami kerusakan berat dan tidak layak huni, sementara dua rumah lainnya masih ditempati meski telah kemasukan air laut.
Pemerintah Kabupaten Klungkung memastikan pengawasan ketat terhadap proses penanganan pascabencana ini, agar masyarakat terdampak dapat segera memiliki hunian yang aman dan solusi yang berkelanjutan.(yud/ub)





