Wabup Tjok Surya Sambangi Pasar Murah Nyalian, Warga Antusias Berburu Sembako Murah

0
144
Wabup Tjok Surya menghadiri pasar murah di Desa Nyalian sebagai upaya membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menekan inflasi.
Wabup Tjok Surya menghadiri pasar murah di Desa Nyalian sebagai upaya membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menekan inflasi. Sumber foto : Humas Klungkung

UPDATEBALI.com, KLUNGKUNG – Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra, menghadiri kegiatan pasar murah yang digelar di Balai Desa Nyalian, Kecamatan Banjarangkan, Rabu, 15 April 2026.

Program ini merupakan inisiatif Pemerintah Provinsi Bali melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan guna menjaga stabilitas harga serta meningkatkan daya beli masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Wabup Tjok Surya menilai pasar murah menjadi langkah konkret membantu masyarakat, terutama kalangan kurang mampu, dalam memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

Baca Juga:  Tingkatkan Kualitas Pendidikan Anak Usia Dini, Bunda PAUD Kota Denpasar Gelar Bimtek

“Kegiatan ini sangat positif karena memberikan akses kepada masyarakat, utamanya yang kurang mampu, untuk mendapatkan bahan makanan dengan harga terjangkau. Hal ini tentunya juga dapat membantu menekan inflasi,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak desa di Kabupaten Klungkung agar manfaatnya dirasakan secara merata oleh masyarakat.

Sementara itu, Kepala Bidang Perdagangan, A.A. Ayu Jumnowati Giri Putri, menjelaskan bahwa pasar murah ini melibatkan sejumlah distributor serta pelaku usaha lokal sebagai bagian dari upaya stabilisasi harga di tingkat masyarakat.

Baca Juga:  Pasar Murah Jelang Galungan, Telur jadi Buruan Warga Peh Kalikah

Dipilihnya Desa Nyalian sebagai lokasi kegiatan didasarkan pada usulan pemerintah kabupaten, mengingat wilayah tersebut relatif jauh dari pusat keramaian dan akses pasar.

“Kegiatan ini juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, khususnya dengan melibatkan UMKM di wilayah sekitar,” jelasnya.

Dalam kegiatan yang berlangsung selama satu hari ini, berbagai kebutuhan pokok dijual dengan harga di bawah pasaran. Di antaranya minyak goreng kemasan 1 liter seharga Rp22.000, beras Bali 5 kg Rp65.000, telur Rp48.000 per krat, gas LPG 3 kg Rp18.000, serta bawang merah dan bawang putih masing-masing Rp30.000.

Baca Juga:  BEM FISIP Unud Gelar LKMM-TD

Pasar murah ini diharapkan mampu menjadi solusi jangka pendek dalam menjaga kestabilan harga kebutuhan pokok sekaligus meringankan beban masyarakat di tengah dinamika ekonomi saat ini.(yud/ub)