spot_img
spot_img
BerandaBaliBadungWabup Suiasa Maksimalkan Penurunan Kemiskinan di Badung Melalui Evaluasi AKIP

Wabup Suiasa Maksimalkan Penurunan Kemiskinan di Badung Melalui Evaluasi AKIP

UPDATEBALI.com, BADUNG – Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (AKIP) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung untuk tahun 2024 dievaluasi secara intensif oleh Tim Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN RB) melalui sesi wawancara mendalam (zoom) yang berlangsung di Ruang Kriya Gosana, Puspem Badung pada Rabu, 19 Juni 2024.

Evaluasi tersebut turut dihadiri oleh Wakil Bupati Badung, I Ketut Suiasa, beserta para pejabat di lingkungan Pemkab Badung.

Menurut I Ketut Suiasa, tema utama evaluasi AKIP tahun ini adalah pengentasan kemiskinan, sejalan dengan prioritas nasional untuk mengurangi angka kemiskinan yang diinstruksikan oleh Presiden RI, Jokowi. Data terbaru menunjukkan perkembangan positif dengan penurunan signifikan jumlah penduduk miskin di Badung, dari 17.010 jiwa pada tahun 2023 menjadi 0 pada tahun 2024 untuk kemiskinan ekstrem.

Baca Juga:  Pertamina Goes To Campus, Langkah Kolaborasi Pertamina Hadapi Trilema Energi

“Persentase penduduk miskin juga mengalami penurunan dari 2,53% pada tahun 2022 menjadi 2,30% pada tahun 2023. Kami telah mengambil langkah-langkah konkret dalam menangani masalah kemiskinan dengan menetapkan program-program dan meningkatkan anggaran pada berbagai OPD di Badung,” jelasnya.

Sekretaris Deputi Bidang Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur, dan Pengawasan KemenPAN RB, Hidayah Azmi Nasution, yang didampingi Tim Evaluasi AKIP, menyatakan bahwa evaluasi ini bertujuan untuk memberikan pembinaan dan solusi bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan efektivitas kebijakan.

Baca Juga:  Dewa Gede Tagel Wirasa Dilantik Menjadi Pj Bupati Gianyar

“Evaluasi tahun ini tidak hanya fokus pada pengentasan kemiskinan, namun juga melibatkan aspek digitalisasi dan pengendalian inflasi. Kami berharap hasil evaluasi ini dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi kesejahteraan masyarakat di Badung,” tambahnya.

Dengan evaluasi ini, Pemkab Badung berharap dapat meningkatkan nilai SAKIP mereka dari sebelumnya yang berada di level BB menjadi A, yang merupakan nilai tertinggi dalam sistem penilaian AKIP. Hal ini diharapkan dapat membawa Badung lebih dekat untuk mencapai tujuan bersama dalam mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan. (den/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments