TP PKK Denpasar Hadirkan Posyandu Modern, Layani Warga dari Ibu Hamil hingga Lansia

0
72
Ayu Kristi Arya Wibawa membuka Posyandu Paripurna Tahap II tahun 2025 di Denpasar Timur dan menegaskan pentingnya posyandu sebagai pusat layanan terpadu bagi semua kalangan masyarakat.
Ayu Kristi Arya Wibawa membuka Posyandu Paripurna Tahap II tahun 2025 di Denpasar Timur dan menegaskan pentingnya posyandu sebagai pusat layanan terpadu bagi semua kalangan masyarakat. Sumber foto : Humas Denpasar

UPDATEBALI.comDENPASAR – Tim Penggerak PKK Kota Denpasar kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelayanan dasar masyarakat melalui pelaksanaan Posyandu Paripurna Ibu Hamil, Balita, dan Lansia Tahap II Tahun 2025.

Kegiatan kali ini berlangsung di dua lokasi, yakni Lingkungan Batur, Kelurahan Ubung serta Banjar Cerancam, Kelurahan Kesiman, Kecamatan Denpasar Timur, pada Sabtu, 4 September 2025.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Sekretaris I TP PKK Kota Denpasar sekaligus Sekretaris Tim Pembina Posyandu Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, yang ditandai dengan pemberian Pemberian Makanan Tambahan (PMT) kepada peserta posyandu.

Baca Juga:  Sekda Badung Buka Lomba Mancing Air Deras di Banjar Peliatan Kerobokan

Turut hadir pula Sekretaris II TP PKK Ni Nyoman Sri Utari, Sekdis PMD Kota Denpasar Tresna Yasa, serta jajaran perangkat kecamatan dan kelurahan.

Dalam sambutannya, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa menekankan bahwa posyandu kini telah bertransformasi menjadi pusat layanan komprehensif yang tidak hanya fokus pada kesehatan, tetapi juga mencakup enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) yaitu kesehatan, pendidikan, sosial, pekerjaan umum, perumahan, serta ketentraman dan ketertiban masyarakat.

“Transformasi ini menjadikan posyandu sebagai pusat layanan terpadu bagi semua kalangan, mulai dari ibu hamil, balita, remaja, hingga lansia,” jelas Ayu Kristi.

Baca Juga:  Posyandu Bertransformasi, Putri Koster Ajak Kader Kuasai Program dan Layani Masyarakat Optimal

Ia juga mengingatkan kader posyandu agar aktif menyosialisasikan program ini dan memperkuat peran posyandu dalam mendukung pendidikan, termasuk program wajib belajar 13 tahun serta pendataan anak putus sekolah dan lansia terlantar.

“Jika menemukan anak putus sekolah atau lansia terlantar, segera laporkan berjenjang hingga ke dinas terkait. Selain itu, mari tingkatkan kesadaran dalam pengelolaan sampah rumah tangga, jangan menunggu bencana baru bergerak,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Lingkungan Batur, I Gede Artawan, menyampaikan apresiasi atas dipilihnya wilayahnya sebagai lokasi kegiatan. Ia menilai program ini memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Baca Juga:  Jelang Galungan dan Kuningan, Pasokan Buah dan Janur dari Jawa Melonjak 60 Persen

“Kami berharap Posyandu Paripurna bisa terus berkelanjutan karena manfaatnya benar-benar dirasakan oleh warga,” ujarnya.

Adapun jumlah peserta posyandu di Lingkungan Batur tercatat 4 ibu hamil, 60 balita, dan 60 lansia. Sedangkan di Banjar Cerancam, Kelurahan Kesiman, kegiatan diikuti oleh 8 ibu hamil, 60 balita, dan 60 lansia.

Dengan pelaksanaan Posyandu Paripurna ini, Pemerintah Kota Denpasar melalui TP PKK menunjukkan langkah nyata dalam membangun masyarakat yang sehat, cerdas, dan peduli lingkungan dari tingkat akar rumput.(per/ub)