Tata Kelola Arsip Jadi Sorotan, Pemkab Klungkung Dorong OPD Lebih Tertib dan Profesional

0
105
Bupati Klungkung, I Made Satria, menekankan pentingnya pengelolaan arsip yang tertib dan sesuai regulasi bagi seluruh OPD untuk meningkatkan akuntabilitas dan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan.
Bupati Klungkung, I Made Satria, menekankan pentingnya pengelolaan arsip yang tertib dan sesuai regulasi bagi seluruh OPD untuk meningkatkan akuntabilitas dan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan. Sumber foto : Humas Klungkung

UPDATEBALI.com, KLUNGKUNGPemerintah Kabupaten Klungkung mendorong seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk meningkatkan tata kelola kearsipan yang tertib dan sesuai regulasi.

Hal ini dinilai penting guna mendukung terciptanya pemerintahan yang baik dan akuntabel.

Penegasan tersebut disampaikan Bupati Klungkung, I Made Satria, dalam sambutan yang dibacakan Asisten II Setda Klungkung, Luh Ketut Ari Citrawati, saat membuka Rapat Koordinasi Program Kerja Pengawasan Kearsipan Tahunan (PKPKT) Tahun 2026 di Ruang Rapat Praja Mandala, Kantor Bupati Klungkung, Kamis, 26 Maret 2026.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Arsiparis Ahli Utama Biro Umum Setda Provinsi Bali, Wayan Suarjana, serta jajaran OPD di lingkungan Pemkab Klungkung.

Baca Juga:  Libatkan 38 UMKM, Bupati Nengah Tamba Buka Pasar Ramadhan

Dalam sambutannya, Bupati Satria menegaskan bahwa arsip memiliki peran strategis sebagai sumber informasi dalam mendukung kelancaran administrasi dan manajemen pemerintahan. Oleh karena itu, pengelolaan arsip yang baik menjadi kebutuhan mutlak bagi setiap instansi.

“Pengelolaan arsip yang tertib akan memudahkan proses pencarian data serta menjamin keamanan dokumen. Hal ini juga berdampak langsung pada peningkatan akuntabilitas kinerja,” ujarnya.

Ia juga berharap melalui rapat koordinasi ini dapat terbangun kesamaan persepsi antar OPD, sekaligus menjadi wadah evaluasi dan perbaikan dalam pengelolaan kearsipan ke depan.

Baca Juga:  Bupati Satria Hadiri Pisah Sambut Kajati Bali, Pererat Sinergi dengan Aparat Penegak Hukum

Sementara itu, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Klungkung, I Komang Gde Wisnuadi, menyampaikan bahwa kegiatan ini juga menjadi momentum pemberian penghargaan kepada OPD dengan kinerja terbaik dalam pengawasan kearsipan.

Berdasarkan hasil audit internal, tercatat sejumlah OPD mengalami peningkatan signifikan. Tiga OPD meraih kategori “AA” (sangat memuaskan), yakni Dinas Kearsipan dan Perpustakaan, Kecamatan Banjarangkan, dan BKPSDM.

Selain itu, dua OPD berhasil naik dari kategori “CC” (cukup) menjadi “A” (memuaskan), yaitu Disdikpora dan Disdukcapil. Sementara empat OPD lainnya meningkat dari kategori “B” (baik) ke “A” (memuaskan), yakni BPBD, Dinas Sosial P3A, Kesbangpol, serta Bappeda.

Baca Juga:  Pemerintah Berhasil Himpun Rp 7,1 Triliun Pajak Digital

Wisnuadi menambahkan, peningkatan indeks kearsipan daerah ini tidak lepas dari peran pembinaan dan pendampingan yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Bali.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh OPD di Kabupaten Klungkung semakin meningkatkan kualitas pengelolaan arsip, sehingga mampu menunjang pelayanan publik yang lebih baik serta tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.(yud/ub)