Talk Show Kartini di Denpasar Soroti Keseimbangan Hidup dan Gaya Hidup Sehat Perempuan

0
129
Pemerintah Kota Denpasar melalui DP3AP2KB Kota Denpasar menggelar talk show dalam rangka memperingati Hari Kartini, Selasa 21 April 2026.
Pemerintah Kota Denpasar melalui DP3AP2KB Kota Denpasar menggelar talk show dalam rangka memperingati Hari Kartini, Selasa 21 April 2026. Sumber foto: Humas Denpasar

UPDATEBALI.com, DENPASAR — Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Denpasar menggelar talk show dalam rangka memperingati Hari Kartini, Selasa 21 April 2026.

Kegiatan bertema “Membangun Kekuatan Mind, Body, and Soul melalui Gaya Hidup Sehat” ini berlangsung di Icon Bali Mall dan diikuti berbagai elemen perempuan di Kota Denpasar.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Forum Komunikasi Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak, Ayu Kristi Arya Wibawa, Plt. Kepala DP3AP2KB Denpasar I Gusti Ayu Laxmi Saraswati, serta perwakilan organisasi perempuan dan perangkat daerah.

Baca Juga:  Kerap Menimbulkan Kemacetan di Pantai Matahari Terbit, Puluhan Kendaraan Diberikan Tindakan Tegas

Dalam sambutannya, Ayu Kristi Arya Wibawa menekankan pentingnya perempuan masa kini untuk mampu menjaga keseimbangan hidup di tengah berbagai peran yang dijalani. Ia menilai, semangat Kartini tidak hanya dimaknai sebagai kerja keras, tetapi juga kesadaran untuk merawat diri.

“Perempuan sering kali terlalu sibuk hingga lupa memberi waktu untuk dirinya sendiri. Padahal, menjaga keseimbangan antara pikiran, tubuh, dan jiwa adalah bagian penting dari kehidupan,” ujarnya.

Diskusi dipandu oleh Duta Genre Kota Denpasar, Desak Putu Widya Paramitha, dengan menghadirkan narasumber dari kalangan profesional, di antaranya psikolog dan tenaga medis yang membahas pentingnya pola hidup sehat.

Baca Juga:  Prodi IKL FKP Unud Adakan Pelatihan Penulisan Jurnal Ilmiah Internasional

Salah satu pembicara, AA Ayu Laksmi Dewi Budiani, menjelaskan bahwa kesehatan perempuan tidak hanya ditentukan oleh kondisi fisik, tetapi juga dipengaruhi oleh faktor mental dan emosional.

Ia memaparkan bahwa stres dapat berdampak langsung pada kesehatan kulit akibat peningkatan hormon kortisol yang memicu berbagai gangguan seperti jerawat, eksim, hingga kulit kusam. Selain itu, menjaga kebugaran tubuh melalui olahraga rutin dan pola makan seimbang juga menjadi kunci penting.

Baca Juga:  Bupati Badung Hadiri Salat Id di Puspem, Tegaskan Komitmen Jaga Toleransi

“Selain fisik, aspek jiwa juga perlu dijaga melalui kebiasaan positif dan hubungan sosial yang sehat agar berdampak jangka panjang bagi kesehatan,” jelasnya.

Kegiatan ini turut dirangkaikan dengan berbagai aktivitas pendukung seperti yoga pagi, pemeriksaan kesehatan meliputi gula darah dan tekanan darah, serta layanan kesehatan mental yang difasilitasi oleh Rumah Sakit Prima Medika.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Denpasar berharap perempuan semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan secara menyeluruh, baik fisik maupun mental, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup.(per/ub)