UPDATEBALI.com, DENPASAR – PT PLN (Persero) sukses menjaga keandalan pasokan listrik selama masa libur Hari Raya Nyepi dan Idulfitri 2025. Dengan daya mampu mencapai 1.388 Mega Watt (MW) dan beban puncak tertinggi sebesar 1.030,4 MW selama periode libur, PLN memastikan pasokan listrik tetap stabil berkat ketersediaan cadangan daya yang mencukupi.
Masa siaga kelistrikan yang dimulai sejak 17 Maret 2025 resmi berakhir pada 11 April 2025. Meski masa siaga telah ditutup, PLN menegaskan bahwa kualitas layanan kepada pelanggan tetap menjadi prioritas utama.
“Keberhasilan PLN dalam menjaga pasokan listrik selama libur Lebaran dan Nyepi merupakan bukti nyata kesiapan infrastruktur dan tim kami. Kami tidak hanya berkomitmen pada momen khusus, tetapi juga pada setiap hari demi memberikan layanan terbaik bagi seluruh pelanggan,” ujar General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Bali, Eric Rossi Priyo Nugroho.
Selain menjamin kecukupan daya listrik, PLN juga memastikan layanan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) berjalan optimal. Kinerja SPKLU yang prima mendukung kelancaran mobilitas masyarakat pengguna kendaraan listrik selama periode liburan.
Eric menambahkan, PLN akan terus meningkatkan keandalan sistem kelistrikan dan inovasi layanan, termasuk pengembangan SPKLU sebagai bagian dari upaya mendukung transisi energi bersih di Indonesia.
Selama periode libur dan cuti bersama Nyepi serta Idulfitri, tercatat jumlah transaksi SPKLU di Bali mengalami peningkatan signifikan hingga 285 persen, dengan total transaksi mencapai 1.355 kali.
Rizka, salah seorang pengguna kendaraan listrik asal Denpasar, mengungkapkan apresiasinya terhadap kinerja PLN.
“Pakai aplikasi PLN Mobile juga enak banget, benar-benar memudahkan kita pengendara untuk merencanakan bepergian,” ujarnya.
Dengan berakhirnya masa siaga, PLN tetap berkomitmen menjaga keandalan pasokan listrik serta mengimbau masyarakat untuk terus memanfaatkan aplikasi PLN Mobile dalam mengakses berbagai layanan kelistrikan.(yud/ub)





