SMAN 4 Singaraja Juara Umum Lomba PMR Wira X Buleleng, 25 Sekolah Ikut Bertanding

0
37
SMAN 4 Singaraja Juara Umum Lomba PMR Wira X Buleleng, 25 Sekolah Ikut Bertanding
SMAN 4 Singaraja Juara Umum Lomba PMR Wira X Buleleng, 25 Sekolah Ikut Bertanding. Sumber foto: Humas Buleleng/Updatebali

UPDATEBALI.com, BULELENG – Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna, yang juga menjabat sebagai Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Buleleng, secara resmi mengakhiri kegiatan Lomba Palang Merah Tingkat Wira X. Kompetisi yang digelar selama tiga hari, mulai 23 hingga 25 Oktober 2026, tersebut berlangsung di kampus STIKES Buleleng.

Penutupan dilakukan secara simbolis dengan pencabutan kapak, didampingi Ketua STIKES Buleleng serta Pengurus PMI Buleleng. Lomba tahun ini diikuti oleh 25 Sekolah Menengah Atas/Kejuruan (SMA/SMK) se-Kabupaten Buleleng dengan total peserta hampir mencapai 350 orang. Setelah melalui berbagai mata lomba, SMAN 4 Singaraja berhasil meraih Juara Umum I.

Baca Juga:  Coblos di Banjar Kerandan, De Gadjah Tegaskan Siap Terima Hasil Pilkada

Ditemui usai acara, Wabup Supriatna menyampaikan apresiasi atas tingginya semangat peserta, meskipun masih ada beberapa SMA/SMK yang belum bisa mengikuti kegiatan ini.

“Walaupun masih ada beberapa SMA, SMK yang belum bisa mengikuti, tapi tingkat kepesertaan ini perlu diapresiasi. Bagaimana seluruh peserta yang begitu semangat selama 3 hari ini untuk mengikuti lomba-lomba yang diselenggarakan oleh PMI Kabupaten Buleleng ini,” ujar Wabup Supriatna.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa esensi terpenting dari kegiatan ini bukan sekadar soal menang dan kalah, melainkan untuk menguatkan nilai-nilai kemanusiaan pada diri setiap anggota Palang Merah Remaja (PMR).

Baca Juga:  Kontingen Tabanan Raih 18 Prestasi di Utsawa Dharma Gita Bali 2026, Bupati Sanjaya Beri Apresiasi

“Yang paling penting adalah bagaimana meningkatkan rasa atau menguatkan nilai-nilai kemanusiaan dari masing-masing anggota PMR dan menguatkan semangat seluruh anggota PMR untuk bisa terlibat langsung dalam membantu setiap kegiatan dan persoalan yang ada di masyarakat,” jelasnya.

Menurutnya, PMR harus terlibat aktif dalam berbagai persoalan masyarakat, baik persoalan kemanusiaan, kesehatan, hingga bencana. Bahkan, PMR juga diharapkan hadir tidak hanya pada kegiatan olahraga, tetapi juga pada kegiatan masyarakat termasuk kegiatan keagamaan dan adat di Buleleng.

Baca Juga:  Segera Laksanakan 1st Annual Meeting, Tim IAB Unud Lakukan Audiensi dengan Rektor Unud

“PMR bisa terlibat tidak hanya pada hal seperti bidang olahraga, mereka hadir kemudian pada kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh masyarakat termasuk kegiatan-kegiatan keagamaan adat di Buleleng ini mereka ikut berpartisipasi,” tambahnya.

Terakhir, Wabup Supriatna mengucapkan terima kasih kepada seluruh PMR atas partisipasinya dalam membantu kelancaran berbagai kegiatan di masyarakat sesuai dengan kemampuan yang mereka miliki.

“Terima kasih untuk membantu kelancaran khususnya dari sisi yang mereka bisa tangani,” tutupnya.(adv/updatebali)