
UPDATEBALI.com, BADUNG — Kepedulian terhadap masyarakat kembali ditunjukkan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Badung, Rasniathi Adi Arnawa, dengan menyerahkan bantuan sembako serta modal usaha kepada keluarga disabilitas yang juga terdampak banjir, Ni Made Suriani (58), warga Lingkungan Tegeh, Kelurahan Kerobokan, Kecamatan Kuta Utara, Senin, 12 Januari 2026.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Badung dalam memperhatikan kesejahteraan masyarakat, khususnya warga yang berada dalam kondisi rentan.
Rasniathi Adi Arnawa menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan realisasi janji yang telah disampaikan Bupati Badung pada acara Pesona Ibu Badung 2025.
“Hari ini kami langsung mendatangi rumah Ibu Made Suriani. Kedua anak beliau mengalami disabilitas dan keluarga ini juga merupakan korban banjir. Kami sebagai perpanjangan tangan dari Bapak Bupati menyerahkan bantuan sebesar Rp25 juta untuk membantu kebutuhan keluarga sekaligus sebagai modal usaha,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Rasniathi Adi Arnawa didampingi Kepala Lingkungan Tegeh I Wayan Arta serta staf Kelurahan Kerobokan. Bantuan yang diserahkan berupa paket sembako berisi beras, telur, mie instan, dan kebutuhan pokok lainnya.
Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban kebutuhan sehari-hari keluarga penerima sekaligus menjadi wujud kasih sayang dan perhatian pemerintah kepada masyarakat.
Selain paket sembako dan bantuan modal usaha, kedua anak Ni Made Suriani yang menyandang disabilitas juga telah menerima bantuan dari Bupati Badung melalui program disabilitas masing-masing sebesar Rp1 juta.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin berbagi dan memastikan masyarakat tetap merasakan kehadiran serta perhatian pemerintah, terutama bagi keluarga yang membutuhkan,” imbuh Rasniathi.
Tak hanya itu, pihaknya juga akan memfasilitasi koordinasi dengan instansi terkait untuk penanganan dampak banjir yang masih dirasakan keluarga tersebut. Salah satunya adalah perbaikan tembok penyengker rumah yang roboh akibat banjir.
“Kami akan segera berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Badung agar perbaikan tembok yang roboh ini bisa segera ditindaklanjuti,” jelasnya.
Sementara itu, Ni Made Suriani yang kini berjuang menghidupi anak-anaknya seorang diri setelah ditinggal wafat suaminya, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Badung.
Ia mengaku bantuan tersebut sangat berarti untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari, terlebih dalam memenuhi kebutuhan anak-anaknya yang berkondisi disabilitas.
“Kami sekeluarga mengucapkan terima kasih atas perhatian yang begitu besar dari Ibu Bupati dan Bapak Bupati Badung. Bantuan ini sangat kami rasakan manfaatnya. Semoga kegiatan sosial seperti ini dapat terus berlanjut ke depannya,” harapnya.(den/ub)


