Sekda Suyasa Soroti Bahaya Informasi Liar, Mahasiswa Diminta Perkuat 4 Pilar Kebangsaan

0
179
Sekda Buleleng, Gede Suyasa, mengajak generasi muda memperkuat wawasan kebangsaan dan memahami empat pilar kebangsaan di tengah derasnya arus digitalisasi dan ancaman perubahan ideologi.
Sekda Buleleng, Gede Suyasa, mengajak generasi muda memperkuat wawasan kebangsaan dan memahami empat pilar kebangsaan di tengah derasnya arus digitalisasi dan ancaman perubahan ideologi. Sumber foto : Kominfosanti Buleleng

UPDATEBALI.com, BULELENG – Gencarnya arus informasi liar di era digitalisasi serta ancaman perubahan ideologi politik menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Buleleng.

Sekretaris Daerah (Sekda) Buleleng, Gede Suyasa, meminta generasi muda untuk memperkuat wawasan kebangsaan demi menjaga keutuhan empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara.

Hal tersebut disampaikannya saat membuka Sosialisasi Pusat Penguatan Wawasan Kebangsaan (PPWK) untuk Indonesia Maju, Selasa, 24 Februari 2026, di Ruang Seminar Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial (FHIS) Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja.

Dalam kapasitasnya sebagai Ketua PPWK Kabupaten Buleleng, Suyasa menegaskan pentingnya pemahaman yang utuh terhadap empat pilar wawasan kebangsaan, yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.

Baca Juga:  Tampil Memukau, Tradisi Megoak-goakan Panji Tampil Perdana di PKB 2023

Menurutnya, pemahaman tersebut harus diimplementasikan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari, khususnya oleh generasi muda sebagai generasi emas menuju Indonesia Maju.

“Empat pilar wawasan kebangsaan itu adalah Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika. Kita harus pahami dengan baik dan benar serta meningkatkan pilar wawasan kebangsaan tersebut dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Ia menilai, derasnya informasi yang tersebar secara acak melalui platform digital berpotensi melemahkan pemahaman kebangsaan, terutama di kalangan generasi muda. Karena itu, PPWK Buleleng secara konsisten melakukan roadshow sosialisasi sebagai upaya meningkatkan rasa nasionalisme dan cinta tanah air.

Baca Juga:  HUT Korpri Ke-53, Sekda Buleleng Serahkan 40 Paket Sembako untuk Lansia di Desa Sambangan

“Melalui kegiatan ini semoga seluruh peserta menjadi lebih memahami dengan baik akan pentingnya penguatan wawasan kebangsaan untuk Indonesia Emas,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Buleleng, Nyoman Widiartha, dalam laporannya menyampaikan bahwa sosialisasi kali ini diikuti seluruh mahasiswa FHIS Undiksha dengan mengusung tema “Sosialisasi Penguatan Wawasan Kebangsaan Untuk Indonesia Maju”.

Baca Juga:  Rayakan 24 Tahun Perjalanan, Biznet Festival Bali 2024 Hadirkan Hiburan Tanpa Batas

Kegiatan tersebut menghadirkan sejumlah akademisi sebagai narasumber, yakni Prof. Dr. I Nengah Suastika, S.Pd., M.Pd., Wayan Ngara, S.Pd., Gede Sandiasa, S.Sos., M.Si., serta I Made Riyan Cahyadi, S.Pd., dengan moderator I Ketut Budiasa, S.Pd.

Widiartha menegaskan, sosialisasi PPWK merupakan program strategis sekaligus bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Buleleng yang dilaksanakan secara berkelanjutan.

Ia meyakini penguatan wawasan kebangsaan yang menyasar generasi muda akan memberikan dampak positif bagi kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara di Buleleng.(adv/ub)