Sekda Adi Arnawa Pantau Pemeriksaan dan Operasi Katarak di Desa Baha

0
309
Sekda Wayan Adi Arnawa saat memantau pelaksanaan pemeriksaan katarak dan operasi katarak yang diselenggarakan oleh John Fawcett Foundation yang bekerjasama dengan KKN UGM, di Wantilan Pura Dalem Desa Adat Baha, Selasa 16 Juli 2024.
Sekda Wayan Adi Arnawa saat memantau pelaksanaan pemeriksaan katarak dan operasi katarak yang diselenggarakan oleh John Fawcett Foundation yang bekerjasama dengan KKN UGM, di Wantilan Pura Dalem Desa Adat Baha, Selasa 16 Juli 2024. Sumber foto: Humas Badung

UPDATEBALI.com, BADUNG – Sekretaris Daerah Badung, I Wayan Adi Arnawa, turut memantau langsung pelaksanaan pemeriksaan dan operasi katarak yang diselenggarakan oleh John Fawcett Foundation (JFF) bekerja sama dengan Kelompok Kerja Nyata (KKN) Universitas Gadjah Mada (UGM).

Kegiatan ini berlangsung di Wantilan Pura Dalem Desa Adat Baha, Selasa 16 Juli 2024, dan dihadiri oleh berbagai pihak termasuk Ketua Pengda KAGAMA Bali, I Gusti Ngurah Agung Diatmika, serta perwakilan masyarakat setempat.

Baca Juga:  Pemkab Tabanan Ngayah Karya Tawur Balik Sumpah di Pura Basukian Puseh Jagat Besakih

Adi Arnawa mengungkapkan apresiasi dan terima kasih atas penyelenggaraan kegiatan tersebut oleh JFF, yang telah memberikan pelayanan pemeriksaan katarak dan operasi katarak secara gratis kepada masyarakat Kabupaten Badung, terutama di Desa Sobangan dan Baha.

“Kerjasama ini merupakan langkah yang sangat positif, dan kedepannya kami akan terus melanjutkan kerjasama ini ke seluruh desa di Kabupaten Badung,” ujarnya.

Baca Juga:  Sekda Adi Arnawa Buka Festival Dresta Lango Ogoh-Ogoh di GWK

I Gusti Ngurah Agung Diatmika, mewakili JFF, menegaskan bahwa semua layanan yang disediakan oleh JFF tidak dipungut biaya. Pelayanan ini terbuka untuk semua yang membutuhkan, terutama bagi pasien yang tidak mampu secara finansial.

Diatmika menegaskan bahwa JFF tidak pernah memungut biaya kepada pasien atau keluarganya, serta pihak-pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan ini.

Baca Juga:  Jadi Relawan PTSL, Oknum Kaur Desa Tigawasa Gadaikan Sertifikat Tanpa Ijin

Kegiatan ini merupakan contoh nyata kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga sosial, dan perguruan tinggi dalam memperhatikan kesehatan masyarakat secara menyeluruh dan berkelanjutan.(den/ub)