UPDATEBALI.com, BANGLI — Ketua TP PKK Kabupaten Bangli, Sariasih Sedana Arta, mendampingi kegiatan aksi sosial TP PKK Provinsi Bali bertajuk “Bergerak dan Berbagi” yang dipusatkan di Kecamatan Kintamani, Jumat 24 April 2026.
Kegiatan menyasar tiga titik, yakni Desa Pinggan, Desa Sukawana, dan Banjar Wanaprasta Desa Kintamani.
Aksi sosial ini dipimpin Ketua TP PKK Provinsi Bali Putri Koster dan melibatkan sejumlah perangkat daerah untuk menghadirkan layanan terpadu bagi masyarakat di wilayah pegunungan tersebut.
Sebanyak 150 warga penerima manfaat yang terdiri dari lansia, ibu hamil, balita, dan penyandang disabilitas memperoleh bantuan kebutuhan pangan dan gizi. Bantuan tersebut mencakup beras, telur, paket ikan, susu, hingga vitamin, serta dukungan bibit tanaman produktif untuk ketahanan pangan keluarga.
Selain penyaluran bantuan, masyarakat juga mendapatkan layanan kesehatan gratis berupa pemeriksaan penyakit tidak menular, konsultasi dokter spesialis, serta layanan vaksinasi dan kesehatan hewan peliharaan. Edukasi pengolahan pangan lokal juga diberikan melalui demo memasak oleh komunitas kuliner.
Sariasih Sedana Arta menegaskan bahwa kegiatan tersebut membawa manfaat nyata bagi masyarakat desa, terutama karena menghadirkan layanan langsung tanpa harus jauh ke pusat kota.
“Ini bentuk kehadiran nyata pemerintah dan PKK di tengah masyarakat. Bukan hanya bantuan, tetapi juga edukasi dan pelayanan yang langsung dirasakan,” ujarnya.
Ia juga menilai sinergi antara TP PKK provinsi dan kabupaten menjadi penting untuk memperkuat pelayanan sosial hingga ke wilayah pelosok.
Sementara itu, Putri Koster dalam arahannya menekankan pentingnya pemenuhan gizi keluarga sekaligus kesadaran menjaga lingkungan melalui pengelolaan sampah berbasis sumber di tingkat rumah tangga.
Menurutnya, kebiasaan memilah sampah sejak dari dapur akan membantu mengurangi beban pengelolaan sampah di tingkat akhir serta menjaga kelestarian lingkungan Kintamani.
Kegiatan ini turut dihadiri jajaran TP PKK Provinsi Bali, OPD terkait, pemerintah Kabupaten Bangli, perangkat kecamatan, perbekel, kader PKK, serta tokoh masyarakat. Acara ditutup dengan peninjauan layanan sebelum rombongan kembali ke Denpasar.(yud/ub)





