spot_img
spot_img
BerandaKulinerSajian Rasa dari Makau, Surga Kuliner Asia yang Wajib Dikunjungi Traveler Indonesia

Sajian Rasa dari Makau, Surga Kuliner Asia yang Wajib Dikunjungi Traveler Indonesia

UPDATEBALI.com, JAKARTA – Macau kembali mencuri perhatian sebagai destinasi kuliner unggulan di Asia. Kota yang menyandang predikat “Kota Kreatif Gastronomi UNESCO” ini tak hanya memikat lewat keindahan arsitektur dan warisan budayanya, tetapi juga melalui kekayaan cita rasa yang dipadukan dari pengaruh Portugis, Kanton, hingga Asia Tenggara.

Bagi pelancong dan pencinta kuliner asal Indonesia, Macau kini semakin menarik berkat kontribusi SJM Resorts, S.A. (SJM), yang menghadirkan pengalaman bersantap kelas dunia melalui restoran berbintang MICHELIN, konsep fusion inovatif, hingga revitalisasi pasar tradisional bersejarah.

Kuliner Fine Dining Berkelas Dunia

Macau terus menegaskan posisinya sebagai “Pusat Pariwisata dan Rekreasi Dunia” dengan menghadirkan pengalaman fine dining yang memikat. Robuchon au Dôme di Grand Lisboa Macau menjadi bintang utama dengan mempertahankan tiga bintang MICHELIN selama 17 tahun berturut-turut sejak 2009.

Baca Juga:  Dua Pebalap Astra Honda Tampilkan Performa Mengesankan di Mandalika GP 2024

Sementara itu, The Eight, restoran dua bintang MICHELIN yang juga berlokasi di Grand Lisboa, menawarkan inovasi rasa Kanton yang elegan sejak 2007. Tak kalah memikat, Cotai juga menjadi sorotan dengan Zuicho di Grand Lisboa Palace — restoran Jepang yang baru saja meraih satu bintang MICHELIN berkat sajian omakase kappo yang imersif dan penuh seni.

Identitas Kuliner yang Kental Nilai Budaya

Keunikan cita rasa Macau tak lepas dari jejak sejarahnya sebagai pelabuhan dagang yang menjembatani Timur dan Barat selama lebih dari 400 tahun. Di sinilah masakan Macanese — salah satu bentuk kuliner fusion pertama di dunia — berkembang dan tetap lestari.

Baca Juga:  Fadillah Arbi Aditama Tutup Musim JuniorGP 2024 dengan Poin Berharga di Estoril

Grand Lisboa Palace menjadi tempat ideal untuk mencicipi kekayaan kuliner ini, mulai dari Lisboa Bistrô yang menyajikan comfort food khas Macanese dan Portugis seperti ayam Afrika dan bacalhau, hingga Mesa by José Avillez, restoran modern persembahan chef berbintang dua MICHELIN asal Portugal.

Jelajah Jajanan Lokal di Warisan Budaya

SJM juga memperkuat pesona kuliner lokal melalui revitalisasi Kam Pek Market, sebuah bangunan bersejarah tiga lantai yang kini menjadi pusat kuliner lintas budaya. Di sini, wisatawan bisa menikmati beragam sajian dari UMKM hingga merek heritage — termasuk mie wonton, bubur, dim sum buatan tangan, serta berbagai kuliner dari Jepang, Thailand, Taiwan, hingga Portugal.

Baca Juga:  Singapura Buka Akses Transit Bagi Pelancong dari Indonesia

Pengalaman Tak Terlupakan untuk Wisatawan Indonesia

Dengan penerbangan langsung dari Jakarta, Macau menjadi destinasi kuliner yang mudah dijangkau namun penuh kesan. Para pelancong bisa menelusuri gang-gang klasik di Taipa Village, mencicipi kudapan khas seperti ayam Afrika dan kue bacalhau, hingga menikmati pencuci mulut Serradura sambil menyaksikan panorama laut yang memukau.

Dari pasar tradisional hingga restoran fine dining, Macau menyuguhkan perjalanan rasa yang menggugah selera sekaligus menyentuh sisi budaya dan emosional. Tak heran jika kota ini menjadi destinasi favorit baru bagi traveler Indonesia yang mencari perpaduan unik antara rasa, sejarah, dan kehangatan.(*/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments