UPDATEBALI.com, DENPASAR – Rumah Sakit Universitas Udayana (RS UNUD) kini menambahkan layanan unggulan dengan kehadiran mesin Magnetic Resonance Imaging (MRI) 1,5 Tesla di Instalasi Radiologi.
Pemeriksaan ini merupakan inovasi terkini yang memungkinkan para pasien untuk mendapatkan gambar organ atau jaringan di dalam tubuh tanpa risiko radiasi pengion atau sinar X-ray, melainkan dengan memanfaatkan prinsip medan magnetik dan gelombang radio frekuensi.
Sebagai bagian dari upaya RS UNUD untuk memastikan pelayanan yang optimal dan aman bagi pasien, RS tersebut mengadakan sosialisasi hybrid mengenai patient care dan MR Safety di Ruang Pertemuan RS UNUD pada tanggal 26 Januari 2024.
Acara ini dibuka oleh Direktur Pelayanan Medik dan Keperawatan RS UNUD, dr. I Wayan Aryabiantara, Sp.An-TI, Subsp. TI (K), yang mengungkapkan harapannya bahwa setelah mengikuti sosialisasi ini, seluruh Civitas Hospitalia dapat menerapkan standar keamanan, terutama di sekitar lingkungan mesin MRI.
Sosialisasi keselamatan ini dipimpin oleh perwakilan dari GE HealthCare, yaitu Application Specialist, yang menyampaikan edukasi mengenai risiko terkait benda-benda logam di sekitar mesin MRI, tanda-tanda peringatan, dan tindakan keamanan khusus untuk memastikan lingkungan yang aman bagi pasien, pengunjung, dan seluruh staf pegawai.
Langkah ini dianggap sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan optimal untuk pelayanan kesehatan.
Dengan adanya penambahan fasilitas pemeriksaan MRI ini, RS UNUD semakin mengukuhkan posisinya sebagai pusat pelayanan kesehatan terdepan yang tidak hanya fokus pada pelayanan medis berkualitas tinggi, tetapi juga keamanan dan kenyamanan bagi semua pihak yang terlibat. (ub/unud.ac.id)





