Respon Cepat Kerusakan Jalan, Pemkab Jembrana Benahi Infrastruktur Hingga Drainase

0
171
Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan meninjau perbaikan jalan di Desa Pekutatan 2026, menekankan penguatan struktur dan manajemen air agar lebih tahan lama dan aman.
Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan meninjau perbaikan jalan di Desa Pekutatan 2026, menekankan penguatan struktur dan manajemen air agar lebih tahan lama dan aman. Sumber foto : Humas Jembrana

UPDATEBALI.com, JEMBRANAPemerintah Kabupaten Jembrana bergerak cepat menangani kerusakan infrastruktur jalan di wilayah perdesaan.

Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan menegaskan bahwa proyek perbaikan jalan tahun 2026 tidak hanya berfokus pada pengaspalan atau rabat beton, tetapi juga penguatan struktur secara menyeluruh agar lebih tahan lama.

Hal tersebut disampaikan saat Bupati Kembang meninjau langsung rencana perbaikan ruas jalan Simpang Banjar Puseh – Banjar Dangin Pangkung, Desa Pekutatan, Kamis, 26 Maret 2026.

Peninjauan ini turut didampingi Kabid Bina Marga Dinas PUPRHub Jembrana guna memastikan kesiapan teknis di lapangan.

Baca Juga:  Peringatan HUT Bali ke-67, Pemkab Bangli Dukung Strategi One Island One Management

Dalam tinjauannya, Bupati Kembang menyoroti sejumlah titik jalan yang mengalami kerusakan cukup parah hingga jebol dan membahayakan pengguna jalan. Ia menekankan bahwa salah satu penyebab utama kerusakan adalah aliran air yang tidak terkendali saat musim hujan.

Untuk itu, perbaikan difokuskan pada penanganan sistem drainase. Pemerintah akan membangun saluran air di sisi jalan serta gorong-gorong untuk mengatur aliran air agar tidak merusak badan jalan. Selain itu, bagian jalan yang mengalami kerusakan akan diperkuat dengan senderan beton.

Baca Juga:  Aksi Bersih Sampah Laut di Kedonganan, Bupati Badung Dorong Penanganan Lebih Sistematis

“Penanganan ini penting agar jalan tidak kembali rusak dalam waktu singkat. Kita ingin infrastruktur yang dibangun benar-benar kuat dan tahan lama,” ujarnya.

Perbaikan ruas jalan di wilayah Pekutatan ini merupakan bagian dari program peningkatan infrastruktur jalan di Kabupaten Jembrana. Sebelumnya, program serupa juga telah dilaksanakan di Desa Gumbrih dan Desa Pengeragoan.

Seluruh proyek perbaikan jalan tersebut didukung melalui dana Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Kabupaten Badung Tahun 2026. Melalui dukungan ini, Pemkab Jembrana menargetkan akses transportasi masyarakat menjadi lebih aman, nyaman, dan lancar.

Baca Juga:  BI: Cabai Rawit dan Telur Ayam Ras Pendorong Inflasi di Bali

Bupati Kembang juga mengajak masyarakat untuk ikut berperan dalam menjaga hasil pembangunan. Menurutnya, partisipasi warga sangat penting dalam memastikan infrastruktur yang telah dibangun dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.

“Setelah perbaikan selesai, kami harapkan masyarakat ikut menjaga dan merawat fasilitas yang ada,” pungkasnya.(yud/ub)