UPDATEBALI.com, BADUNG – Dalam perayaan satu dekade keunggulannya, The Trans Resort Bali menyelenggarakan acara The Trans Beachathon 2024, sebuah ajang lari santai 5K yang berlangsung pada Minggu, 22 Desember 2024.
Acara ini tak hanya menjadi selebrasi, tetapi juga momen istimewa untuk mempererat semangat komunitas dan gaya hidup sehat.
Dimulai pukul 06.00 WITA, peserta 5K Fun Run and Walk memulai perjalanan mereka dari The Trans Resort Bali. Rute acara membawa peserta melewati kawasan ikonik Jalan Seminyak, menuju Pantai Petitenget yang indah, sebelum kembali ke garis akhir di resor.
General Manager The Trans Resort Bali, Alexander Jovanovic, mengungkapkan bahwa acara ini lebih dari sekadar lari.
“The Trans Beachathon 2024 adalah cara kami merayakan hubungan bermakna dan pengalaman luar biasa selama sepuluh tahun terakhir. Ini adalah acara inklusif yang dapat dinikmati siapa saja, dari pemula hingga pelari berpengalaman,” ujarnya.

Alexander juga menyoroti kemitraan acara ini dengan CT ARSA Foundation, organisasi nirlaba yang didirikan oleh Chairul Tanjung dan Anita Ratnasari Tanjung. Yayasan ini aktif memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan, layanan kesehatan, bantuan bencana, dan dukungan bagi tunanetra. Selain itu, yayasan ini mengelola Arsa Boutique, yang melestarikan kerajinan tradisional Indonesia sekaligus meningkatkan kesejahteraan pengrajin lokal.
Setelah mencapai garis finish, para peserta disambut dengan suasana penuh semangat, minuman segar, dan hiburan. Sorotan acara adalah door prize yang menghadirkan hadiah menarik, termasuk pengalaman menginap mewah, produk kesehatan, hingga makan malam eksklusif di restoran mitra.
Acara ini ditutup dengan apresiasi kepada peserta, sponsor, dan mitra yang telah mendukung suksesnya Beachathon tahun ini.
“Melihat keberhasilan besar ini, kami berencana menjadikan Beachathon acara tahunan, dengan target menarik 500 peserta setiap tahunnya,” tambah Alexander.
The Trans Resort Bali mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang berkontribusi dalam menciptakan momen tak terlupakan ini, yang sekaligus menjadi awal dari tradisi baru dalam perayaan kesehatan dan komunitas.(den/ub)





