UPDATEBALI.com, JEMBRANA – Antusiasme masyarakat memadati Pasar Rakyat Berbelanja dan Berbagi yang digelar Tim Penggerak PKK Provinsi Bali di Gedung Kesenian Ir. Soekarno, Kabupaten Jembrana, Jumat, 7 Agustus 2026.
Hanya dalam beberapa jam sejak dibuka, nilai transaksi yang tercatat telah mencapai Rp367.760.000 dan diperkirakan masih akan terus bertambah hingga penutupan kegiatan pada pukul 18.00 WITA.
Tak hanya menjadi ruang promosi produk lokal, kegiatan ini juga menghadirkan aksi sosial melalui penyaluran bantuan kepada 100 penerima manfaat. Bantuan tersebut berupa 2.000 kilogram beras, 200 krat telur, 100 liter Minyak Tanusan, serta 250 tas berisi kebutuhan pokok.
Ketua TP PKK Kabupaten Jembrana, Ny. Ani Setiawarini Kembang Hartawan, menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Jembrana sebagai tuan rumah penyelenggaraan Pasar Rakyat tahun ini.
“Ini merupakan suatu kehormatan dan kebanggaan bagi kami dapat menjadi tuan rumah penyelenggaraan kegiatan yang sangat positif dan bermanfaat. Tentunya ini juga sebagai upaya untuk meningkatkan dan menguatkan perekonomian kerakyatan, khususnya di Kabupaten Jembrana,” ujar Ny. Ani Setiawarini.
Menurutnya, sebanyak 115 pelaku usaha ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Peserta terdiri atas 21 pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM), 63 pelaku usaha dari sektor pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, Kelompok Wanita Tani (KWT), serta usaha berbasis hasil pertanian, dan 31 pelaku usaha kuliner khas Jembrana.
Beragam komoditas unggulan daerah dipasarkan langsung kepada masyarakat, mulai dari sayuran segar, buah-buahan lokal, hasil perikanan, kopi, gula aren, madu, produk olahan kelapa, hingga aneka jajanan tradisional.
Kuliner khas Jembrana seperti ayam betutu Gilimanuk, lontong Serapah, dan lawar klungah juga menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.
“Semoga kegiatan Pasar Rakyat ini memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi para pelaku usaha kami dan masyarakat. Ini juga menjadi momentum untuk memperkenalkan produk-produk lokal Jembrana agar akses pemasarannya makin luas, sekaligus menumbuhkan rasa cinta dan bangga terhadap produk daerah sendiri,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster, menjelaskan bahwa Pasar Rakyat merupakan program yang terus digelar secara bergilir di seluruh kabupaten/kota di Bali sebagai upaya mendorong ekonomi masyarakat secara langsung.
“Setiap penyelenggaraan Pasar Rakyat yang kami lakukan di provinsi bersama PKK kabupaten/kota dapat memberikan dampak yang bagus. Para pedagang bisa menawarkan produk, hasil pertanian, hingga karya kerajinan dengan harga dasar langsung dari produsen kepada konsumen. Jadi, konsumen mendapatkan harga di bawah harga pasar,” ungkapnya.
Ia menegaskan, konsep penjualan langsung dari produsen kepada konsumen bukan bertujuan mengganggu mekanisme harga di pasaran, melainkan memberikan stimulus ekonomi sekaligus membantu masyarakat memperoleh kebutuhan dengan harga lebih terjangkau.
Kabupaten Jembrana menjadi daerah keenam yang menjadi tuan rumah Pasar Rakyat PKK Provinsi Bali sepanjang 2026. Setelah sebelumnya sukses digelar di Kabupaten Buleleng, kegiatan serupa akan terus berlanjut ke kabupaten dan kota lainnya sebagai bagian dari penguatan ekonomi kerakyatan dan promosi produk unggulan lokal.(yud/ub)





