spot_img
spot_img
BerandaInternasionalRaih Juara, Dokter Asal Bali Kibarkan Merah Putih di Ajang Tenis Medis...

Raih Juara, Dokter Asal Bali Kibarkan Merah Putih di Ajang Tenis Medis Dunia

UPDATEBALI.com, POLANDIA – Dokter asal Bali, dr. Putu Astriana Diama, sukses mengharumkan nama Indonesia dalam ajang olahraga internasional khusus tenaga medis bertajuk World Medical Tennis Society (WMTS) 2025, yang berlangsung di Warsawa, Polandia, pada 19–25 Juli 2025.

Turnamen prestisius ini diikuti oleh 491 atlet yang merupakan dokter dari 21 negara di seluruh dunia. Indonesia sendiri mengirimkan 22 peserta, termasuk dr. Astriana yang sehari-hari bertugas di RSUD Mangusada, Kapal, Mengwi, Kabupaten Badung.

Baca Juga:  Rahasia Andrew White Jadikan Olahraga Sebagai Kebiasaan

Dalam kompetisi tersebut, dr. Astriana tampil gemilang dan berhasil meraih juara 2 pada dua kategori, yakni nomor tunggal putra dan ganda putra. Pada laga final tunggal putra, ia harus mengakui keunggulan petenis asal Republik Ceko. Sedangkan di nomor ganda putra, berpasangan dengan dr. Probo, ia kembali harus puas di posisi kedua setelah dikalahkan pasangan dari negara yang sama.

Baca Juga:  Proton Cup IV 2026 Resmi Bergulir, Wali Kota Denpasar Ajak Nakes Jaga Kebugaran Lewat Tenis Meja

Kepada awak media, dr. Astriana mengaku sangat bersyukur atas pencapaiannya.

“Tentu saya merasa bangga bisa membawa nama Indonesia, khususnya Bali, dalam turnamen ini. Semoga bisa menginspirasi dokter-dokter muda untuk aktif berolahraga,” ujarnya.

Presiden Asosiasi Tenis Medis Indonesia (ATMI), Ali Gufron Mukti, yang turut hadir dalam ajang tersebut menyampaikan bahwa WMTS bukan sekadar ajang kompetisi, namun juga menjadi ruang diplomasi dan promosi kesehatan bagi para dokter.

Baca Juga:  Astra Honda Raih Podium Tertinggi di Seri Perdana Kejurnas Mandalika

Ia juga menyampaikan pesan dari Presiden Asosiasi Tenis Medis Polandia agar para dokter di Indonesia terus mengembangkan olahraga tenis melalui pembinaan yang berjenjang di masing-masing provinsi.

“Tenis bisa menjadi gaya hidup sehat sekaligus sarana mempererat jejaring profesional antar tenaga medis lintas negara,” ujar Gufron.(*/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments