Putri Koster Pimpin Evaluasi Menyeluruh PKK–Posyandu, Arahkan Program Awal 2026 Lebih Berdampak

0
210
Putri Koster memimpin rapat evaluasi Triwulan IV Tahun 2025 serta perencanaan kerja Triwulan I Tahun 2026 PKK dan Posyandu Provinsi Bali untuk memperkuat program pemberdayaan keluarga dan pelayanan kesehatan masyarakat.
Putri Koster memimpin rapat evaluasi Triwulan IV Tahun 2025 serta perencanaan kerja Triwulan I Tahun 2026 PKK dan Posyandu Provinsi Bali untuk memperkuat program pemberdayaan keluarga dan pelayanan kesehatan masyarakat. Sumber foto : Humas Pemprov Bali

UPDATEBALI.com, DENPASAR — Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali sekaligus Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, memimpin Rapat Evaluasi Kegiatan Triwulan IV Tahun 2025 serta penyusunan Rencana Kerja Triwulan I Tahun 2026.

Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Gedung Gajah, Jayasabha, Senin, 29 Desember 2025.

Rapat tersebut dimanfaatkan untuk menelaah capaian program PKK dan Posyandu sepanjang Triwulan IV 2025 sekaligus mematangkan strategi pelaksanaan pada awal 2026.

Baca Juga:  Ketua TP Posyandu Bali Dorong Kader Denpasar Perkuat Kolaborasi dan Layanan Terpadu

Dalam sesi pemaparan, masing-masing bidang menyampaikan laporan realisasi kegiatan dan anggaran, baik dari TP PKK Provinsi Bali maupun Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali.

Beragam program strategis yang telah dijalankan menjadi fokus pembahasan, mulai dari aksi sosial kemasyarakatan, sosialisasi pengelolaan sampah berbasis sumber, pemberdayaan keluarga, hingga penguatan peran Posyandu dalam mendukung pelayanan dasar masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.

Baca Juga:  Kambuh Lagi! Residivis Curat di Denpasar Dibekuk Polisi

Dalam arahannya, Ny. Putri Koster menegaskan pentingnya konsistensi, sinergi, dan keberlanjutan program. Ia mengingatkan agar setiap kegiatan tidak berhenti pada aspek seremonial, melainkan mampu memberi dampak nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Program yang dijalankan harus terukur, tepat sasaran, dan berkelanjutan. Koordinasi lintas sektor perlu terus diperkuat agar PKK dan Posyandu benar-benar menjadi garda terdepan dalam pemberdayaan keluarga dan peningkatan kualitas kesehatan masyarakat,” tegasnya.

Baca Juga:  Lewat HKG ke-53, TP PKK Bali Satukan Gerak Masyarakat dari Dapur hingga Lapangan

Selain itu, seluruh jajaran juga didorong untuk memastikan perencanaan program selaras dengan prioritas pembangunan daerah serta menjawab kebutuhan riil masyarakat di tingkat akar rumput.

Melalui evaluasi ini, diharapkan pelaksanaan program pada Triwulan I Tahun 2026 dapat berjalan lebih terarah, efektif, dan berdampak luas dalam mewujudkan keluarga yang berdaya, sehat, dan sejahtera di seluruh Bali.(yud/ub)