
UPDATEBALI.com, BULELENG – Pura Ratu Gede Sambangan, terletak di Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng, Bali, adalah salah satu pura yang memiliki keunikan tersendiri dengan sejarah panjang dan nuansa mistis yang kental.
Dalam perayaan hari raya Galungan yang jatuh pada tanggal 25 September 2024 Pura ini menjadi tempat pemujaan yang penting bagi masyarakat setempat sekaligus menjadi destinasi spiritual bagi para wisatawan yang tertarik dengan kekayaan budaya dan tradisi Bali.
Pura Ratu Gede Sambangan dibangun untuk menghormati dan memuja Dewa Ratu Gede, yang dipercaya oleh masyarakat Bali sebagai salah satu manifestasi Dewa Siwa. Menurut cerita turun-temurun, pura ini telah ada sejak zaman kerajaan di Bali dan menjadi salah satu pusat spiritual penting di wilayah Buleleng. Nama “Ratu Gede” sendiri merujuk pada sosok pelindung desa yang diyakini memiliki kekuatan gaib untuk menjaga dan melindungi masyarakat dari berbagai ancaman, baik fisik maupun spiritual.
Pura ini dikenal dengan arsitektur tradisional Bali yang memukau. Gerbang (candi bentar) yang megah dan ornamen-ornamen khas Bali menghiasi setiap sudut pura, menciptakan suasana yang sakral dan magis. Di dalam area pura, terdapat beberapa pelinggih (tempat pemujaan) yang dipergunakan untuk upacara dan ritual keagamaan oleh umat Hindu setempat.
Sebagai pura yang dihormati warga kecamatan Tejakula, Pura Ratu Gede Sambangan menjadi pusat berbagai upacara dan ritual keagamaan. Salah satu upacara besar yang diadakan di sini adalah Piodalan, yang diperingati setiap 210 hari sekali menurut kalender Bali (pada hari Kuningan). Pada hari tersebut, umat Hindu dari berbagai daerah datang untuk bersembahyang, memohon berkah, dan perlindungan kepada Dewa Ratu Gede.
Selain Piodalan, pura ini juga menjadi tempat dilaksanakannya upacara penglukatan, yaitu ritual pembersihan diri secara spiritual. Banyak orang datang ke pura ini untuk memohon pengampunan dosa, keselamatan, dan kesejahteraan. Air suci yang terdapat di pura ini diyakini memiliki khasiat untuk menyucikan jiwa dan raga, membuat pura ini semakin populer di kalangan masyarakat yang mencari ketenangan batin.
Selain menjadi tempat pemujaan, Pura Ratu Gede Sambangan juga menyimpan sejarah panjang yang tak terpisahkan dari perkembangan budaya Bali. Beberapa peninggalan sejarah, seperti prasasti dan arca-arca kuno, masih terjaga dengan baik di kawasan pura ini, menambah daya tariknya sebagai situs bersejarah yang kaya akan nilai budaya.
Banyak wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, tertarik untuk mengunjungi pura ini, bukan hanya karena keindahan arsitektur dan suasananya yang sakral, tetapi juga untuk merasakan energi spiritual yang diyakini kuat di area pura. Keindahan alam di sekitar pura, dengan latar belakang perbukitan dan hamparan pepohonan hijau, semakin menambah pesona tempat suci ini.
Bagi masyarakat Desa Sambangan, Pura Ratu Gede bukan hanya sekadar tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat kehidupan sosial dan budaya. Berbagai kegiatan adat dan tradisi desa sering kali berpusat di pura ini, menjadikannya sebagai simbol persatuan dan identitas masyarakat setempat.
Pura ini juga dianggap sebagai tempat yang sakral untuk memohon petunjuk dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Banyak masyarakat setempat yang mengunjungi pura ini untuk berdoa, memohon keberkahan dalam pertanian, perdagangan, dan kehidupan keluarga. Peran penting pura dalam kehidupan sehari-hari masyarakat menjadikannya sebagai salah satu pilar penting dalam menjaga kelestarian budaya Bali di Desa Sambangan.
Untuk wisatawan yang ingin mengunjungi Pura Ratu Gede Sambangan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Sebagai tempat suci, pengunjung diharapkan untuk mengenakan pakaian adat Bali atau setidaknya berpakaian sopan dan menghormati aturan-aturan yang berlaku di pura. Pengunjung juga dianjurkan untuk menjaga kesopanan, terutama saat upacara atau ritual keagamaan sedang berlangsung.
Pura Ratu Gede Sambangan buka setiap hari dan dapat dikunjungi oleh siapa saja yang ingin mengeksplorasi lebih dalam tentang kekayaan spiritual dan budaya Bali. Dengan nuansa yang damai dan keindahan alam sekitarnya, pura ini menawarkan pengalaman spiritual yang mendalam serta kesempatan untuk lebih memahami dan menghargai warisan budaya yang telah terjaga selama berabad-abad.
Dengan segala keunikannya, Pura Ratu Gede Sambangan Tejakula menjadi salah satu destinasi wajib bagi siapa saja yang tertarik dengan keindahan spiritual Bali dan ingin merasakan kekuatan tradisi yang terus hidup di Pulau Dewata ini.(den/ub)


