UPDATEBALI.com, DENPASAR – Rem blong menjadi salah satu penyebab utama kecelakaan di jalan raya, khususnya pada sepeda motor. Kondisi ini terjadi ketika sistem rem kehilangan fungsinya, membuat pengendara sulit mengendalikan kendaraannya. Namun, kecelakaan akibat rem blong dapat diantisipasi dengan pemahaman yang baik tentang perawatan rem dan langkah-langkah penanganannya.
Salah satu cara efektif untuk mencegah rem blong adalah melakukan pengecekan komponen rem secara rutin sebelum berkendara. Pemeriksaan ini mencakup beberapa hal penting, seperti:
- Oli rem: Pastikan oli rem berada di garis indikator sesuai standar.
- Brake pad: Pastikan brake pad dalam kondisi layak pakai.
- Disk brake/cakram: Periksa kondisi disk brake atau cakram agar tetap layak digunakan.
- Fungsi rem: Lakukan pengecekan fungsi rem depan dan belakang.
Jika ditemukan masalah pada salah satu komponen tersebut, pengendara dianjurkan untuk segera melakukan perbaikan di bengkel resmi, seperti AHASS.
Namun, dalam beberapa kasus, rem bisa tiba-tiba gagal saat berkendara. Jika hal ini terjadi, berikut langkah-langkah yang perlu dilakukan:
- Tetap tenang: Menghadapi situasi ini dengan tenang adalah kunci agar pengendara dapat berpikir jernih dan menemukan solusi.
- Turunkan kecepatan: Mengurangi kecepatan dengan menurunkan gigi akan membantu memperlambat kendaraan secara bertahap tanpa mengandalkan rem.
- Gunakan rem darurat atau rem tangan.
- Menepi di tempat aman: Segera cari lokasi yang aman untuk menghentikan kendaraan dan melakukan perbaikan secepatnya.
- Hubungi Honda CARE: Jika tidak bisa memperbaiki di tempat, pengendara dapat menghubungi layanan darurat Honda CARE di nomor 0361-438008 untuk bantuan lebih lanjut.
Safety Riding Instructor Astra Motor Bali, Yosepth Klaudius, menekankan pentingnya pencegahan kecelakaan melalui pengecekan rutin dan perawatan kendaraan. Menurutnya, berkendara aman tidak hanya soal teknik mengemudi, tetapi juga kesiapan kendaraan.
“Lebih baik mencegah daripada menyesal setelah kecelakaan terjadi. Kami berharap tips ini bisa menjadi pengingat bagi semua pengendara untuk selalu memeriksa kondisi dan fungsi rem sebelum berkendara,” ujar Yosepth.
Ia juga menambahkan bahwa prinsip safety riding adalah menjaga ketenangan pikiran saat berkendara. Mengikuti pelatihan pengereman yang aman, nyaman, dan benar sangat dianjurkan untuk memastikan pengendara memahami cara menghentikan kendaraan dengan efektif.
“Mengetahui bahwa kendaraan kita dipelihara dengan baik dapat mencegah kejadian tak diinginkan, seperti rem blong. Keselamatan berkendara adalah prioritas utama,” tutupnya.(ub)



