Program MBG Diperluas, Warga Desa Tuwed Jembrana Terima Manfaat Langsung

0
293
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) hadir di Desa Tuwed, Jembrana, sebagai upaya strategis pemerintah dalam menurunkan angka stunting dan membentuk generasi sehat menuju Indonesia Emas 2045.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) hadir di Desa Tuwed, Jembrana, sebagai upaya strategis pemerintah dalam menurunkan angka stunting dan membentuk generasi sehat menuju Indonesia Emas 2045. Sumber foto : Istimewa

UPDATEBALI.com, JEMBRANA – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) hadir di Wantilan Pura Puseh Desa Tuwed, Kecamatan Melaya, Jembrana, sebagai bagian dari langkah strategis pemerintah dalam mengatasi permasalahan stunting dan malnutrisi di masyarakat.

Sosialisasi program MBG ini dilaksanakan oleh DPR RI bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN) pada Jumat, 27 Juni 2025 di Balai Desa Tuwed.

Dengan mengangkat tema “Bersama Mewujudkan Generasi Sehat Indonesia”, kegiatan ini dihadiri ratusan warga dan menghadirkan sejumlah narasumber, antara lain perwakilan anggota Komisi IX DPR RI, Alfrisco, Staff Khusus Badan Gizi Nasional Ary Santoso, dan Dosen Universitas Warmadewa Ida Bagus Komang Mahardika.

Baca Juga:  Wabup Jembrana Dorong Koperasi untuk Menjadi Mitra Strategis Menuju Jembrana Emas 2026

Dalam pemaparannya, Alfrisco menjelaskan bahwa program MBG merupakan kebijakan strategis pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), khususnya melalui asupan gizi yang memadai bagi anak-anak sekolah.

“Program ini tidak hanya bertujuan memperkuat gizi anak, tetapi juga mendorong pemberdayaan UMKM lokal dan pertumbuhan ekonomi kerakyatan yang inklusif,” ujar Alfrisco.

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) hadir di Desa Tuwed, Jembrana, sebagai upaya strategis pemerintah dalam menurunkan angka stunting dan membentuk generasi sehat menuju Indonesia Emas 2045.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) hadir di Desa Tuwed, Jembrana, sebagai upaya strategis pemerintah dalam menurunkan angka stunting dan membentuk generasi sehat menuju Indonesia Emas 2045. Sumber foto : Istimewa

Ia menambahkan bahwa implementasi kebijakan serupa di berbagai negara terbukti berhasil meningkatkan prestasi akademik dan kesehatan anak.

Baca Juga:  Dinas Pertanian Badung Latih Ibu PKK Olah Pangan Lokal dan Panen Pokcoy Hidroponik

“Studi World Bank tahun 2024 menunjukkan bahwa pemberian makan bergizi berdampak positif terhadap kehadiran dan partisipasi siswa, sekaligus menurunkan angka stunting dan malnutrisi,” jelasnya.

Sementara itu, Staff Khusus BGN, Ary Santoso, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen nasional untuk meningkatkan gizi berkualitas sebagai pondasi pembangunan SDM unggul.

“Harapan kami, dengan terpenuhinya gizi masyarakat melalui program ini, akan terbentuk masyarakat yang lebih sehat dan produktif,” ungkap Ary.

Baca Juga:  OJK Mencatat Kinerja Jasa Keuangan Provinsi Bali Tetap Solid dan Terjaga Stabil

Program MBG juga dinilai sejalan dengan visi besar Indonesia Emas 2045, yakni membentuk generasi emas yang sehat, cerdas, dan mampu membawa Indonesia menjadi negara maju.

Oleh karena itu, pemerintah melalui Badan Gizi Nasional berkomitmen memperluas cakupan dan pelaksanaan program ini ke berbagai daerah di Indonesia, termasuk desa-desa terpencil seperti Tuwed.(yud/ub)