
UPDATEBALI.com, DENPASAR – Potensi cuaca ekstrem yang masih diperkirakan terjadi di Bali dalam beberapa hari ke depan mendorong PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Distribusi (UID) Bali untuk mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap risiko kelistrikan.
Imbauan ini disampaikan sebagai langkah pencegahan demi menjaga keselamatan warga serta keandalan pasokan listrik.
General Manager PT PLN (Persero) UID Bali, Eric Rossi Priyo Nugroho, menjelaskan bahwa hujan lebat yang disertai angin kencang berpotensi mengganggu jaringan listrik. Kondisi tersebut umumnya dipicu oleh pohon tumbang maupun tiang jaringan yang terdampak terpaan angin.
“Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama PLN. Kami mengimbau warga untuk lebih waspada terhadap potensi bahaya kelistrikan selama cuaca ekstrem dan segera melaporkan apabila menemukan kondisi yang berisiko,” ujar Eric.
PLN UID Bali mencatat, dalam beberapa waktu terakhir telah terjadi 36 gangguan kelistrikan. Sebagian besar gangguan tersebut disebabkan oleh pohon tumbang yang menimpa jaringan listrik serta tiang yang terdampak angin kencang. Wilayah Gianyar menjadi salah satu daerah dengan tingkat gangguan kelistrikan cukup tinggi akibat cuaca ekstrem.
Data ini sejalan dengan catatan sepanjang tahun 2025, di mana terdapat 64 kejadian terhentinya sementara pasokan listrik akibat pohon tumbang yang dipicu kondisi cuaca ekstrem. Berdasarkan evaluasi tersebut, PLN UID Bali terus memperkuat langkah mitigasi risiko melalui pemeliharaan jaringan secara berkala, penyiagaan peralatan, serta kesiapsiagaan petugas di lapangan agar proses pemulihan dapat dilakukan dengan cepat dan aman.
Eric menegaskan bahwa seluruh personel telah disiagakan di unit layanan masing-masing dan setiap pekerjaan penanganan gangguan dilaksanakan sesuai standar keselamatan kerja yang berlaku.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mendekati jaringan listrik yang rusak, kabel yang terjatuh, maupun tiang listrik yang terlihat miring karena berpotensi membahayakan keselamatan jiwa,” tegasnya.
Sebagai bagian dari upaya pencegahan, PLN UID Bali juga membagikan sejumlah tips keselamatan ketenagalistrikan kepada masyarakat, antara lain berhati-hati terhadap aset kelistrikan yang berpotensi membahayakan, berkoordinasi dengan PLN sebelum melakukan penebangan pohon di dekat jaringan listrik, mematikan MCB saat terjadi banjir di sekitar instalasi rumah, serta segera melaporkan jika menemukan potensi bahaya seperti kabel putus atau gardu tergenang air.
Laporan gangguan dan potensi bahaya kelistrikan dapat disampaikan melalui aplikasi PLN Mobile atau Contact Center PLN 123 agar dapat segera ditindaklanjuti oleh petugas.
PLN UID Bali menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keandalan pasokan listrik sekaligus mengutamakan keselamatan masyarakat melalui peningkatan mitigasi risiko dan respons cepat di tengah kondisi cuaca ekstrem.(yud/ub)


