Pj Sekda Bangli Pimpin Rakor Ketersediaan Gas LPG 3 Kg

0
443
Pj Sekda Bangli Pimpin Rakor Ketersediaan Gas LPG 3 Kg
Pj Sekda Bangli Pimpin Rakor Ketersediaan Gas LPG 3 Kg. Sumber Foto : Humas Bangli

UPDATEBALI.com, BANGLI – Penjabat Sementara Sekda Bangli, I Made Ari Pulasari, memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) terkait ketersediaan Gas LPG 3 Kg bersubsidi di Kabupaten Bangli.

Rakor ini berlangsung pada Selasa, 11 Februari 2025 di Ruang Rapat Kantor Bupati Bangli dan dihadiri oleh perwakilan Forkopimda, Plt. Kadis Perindag Saler, Branch Manager Bali IV Pertamina Patra Niaga Zico Aldillah Syahtian, Agen Gasindo Utama Perkasa Pande Ketut Edi, serta perwakilan Disperindag dan para agen serta pengepul gas Elpiji di Kabupaten Bangli.

Dalam rapat tersebut, dibahas mekanisme distribusi LPG 3 Kg yang lebih ketat untuk memastikan gas bersubsidi tepat sasaran kepada masyarakat kurang mampu. Pemerintah Kabupaten Bangli menegaskan komitmennya untuk menjaga ketersediaan LPG 3 Kg agar dapat diakses oleh masyarakat yang membutuhkan.

Baca Juga:  Bawaslu Bangli Ajak Generasi Muda Aktif Awasi Tahapan Pemilu

Pj. Sekda Bangli berharap Pertamina dapat memastikan stok tetap tersedia serta melakukan sosialisasi mengenai kebijakan baru distribusi gas bersubsidi.

“Kita ingin memastikan masyarakat Bangli dapat dengan mudah memperoleh LPG 3 Kg dengan stok yang mencukupi sehingga kebutuhan sehari-hari mereka tetap terpenuhi,” ujar Ari Pulasari.

Ia juga menyoroti kurangnya sosialisasi terkait keberadaan pangkalan dan sub agen yang menyebabkan masyarakat kesulitan dalam memperoleh gas LPG.

“Ke depan, kita akan melakukan sosialisasi lebih masif melalui media online dan videotron di Alun-Alun Bangli untuk memastikan pendistribusian gas LPG tepat sasaran,” tambahnya.

Baca Juga:  Diduga Depresi, Seorang Pria Nekat Gantung Diri di Kebun Warga Desa Susut

Sementara itu, Branch Manager Pertamina Bali IV, Zico Aldillah Syahtian, menyampaikan bahwa kebijakan baru dari Kementerian ESDM mengatur distribusi LPG 3 Kg hanya melalui pangkalan dan sub pangkalan resmi yang telah terdata.

“Saat ini, pasca kebijakan baru dari Kementerian ESDM, Pertamina hanya mendistribusikan kepada pangkalan dan sub pangkalan yang terdata. Para pengecer nantinya akan diarahkan menjadi sub pangkalan resmi,” jelas Zico.

Zico menambahkan bahwa kebijakan ini bertujuan untuk memastikan penyaluran LPG 3 Kg tepat sasaran bagi masyarakat kurang mampu serta memperpendek jalur distribusi guna mencegah penyalahgunaan gas bersubsidi.

Baca Juga:  HUT RI, 100 Narapidana Dapat Remisi

Sementara itu, Agen Gasindo Utama Perkasa, Pande Ketut Edi, menegaskan bahwa tidak ada kelangkaan Gas Elpiji saat ini, melainkan adanya penyesuaian sistem distribusi.

“Kami harus melakukan pemecahan pangkalan, di mana alokasi gas yang sebelumnya diterima oleh satu pangkalan dikurangi dan dialihkan ke pangkalan baru. Langkah ini bertujuan agar masyarakat Bangli dapat lebih mudah dan cepat mendapatkan gas Elpiji,” ungkapnya.

Dengan adanya kebijakan baru dan upaya sosialisasi yang lebih masif, diharapkan distribusi gas Elpiji 3 Kg di Bangli dapat berjalan lancar dan tepat sasaran guna memenuhi kebutuhan masyarakat.(yud/ub)