spot_img
spot_img
BerandaBaliPj Mahendra Jaya Optimis Kemiskinan Ekstrem di Bali akan Tuntas di Tahun...

Pj Mahendra Jaya Optimis Kemiskinan Ekstrem di Bali akan Tuntas di Tahun 2024

UPDATEBALI.comDENPASARPenjabat (Pj.) Gubernur Bali, S. M. Mahendra Jaya, menerima kunjungan kerja dari Komisi VIII DPR RI dalam rangka Reses Masa Persidangan IV Tahun Sidang 2023-2024. Pertemuan ini berlangsung di Ruang Rapat Cempaka, Kantor Bappeda Provinsi Bali pada Kamis 2 Mei 2024.

Pj. Gubernur Mahendra Jaya mengawali kegiatan dengan menyampaikan bahwa berdasarkan data BPS, pertumbuhan ekonomi Bali pada tahun 2023 mencapai 5,71%, melebihi tingkat sebelum pandemi Covid-19. Peningkatan pariwisata di Bali tidak hanya berdampak pada pertumbuhan ekonomi yang positif, tetapi juga menurunkan angka kemiskinan di bawah rata-rata nasional, mencapai 4,53%, yang merupakan angka kemiskinan terendah di Indonesia.

Baca Juga:  Pemkab Jembrana Pacu Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat Pasca Pandemi Covid-19

Terkait dengan kemiskinan ekstrem di Bali, Pj. Gubernur Bali menyampaikan bahwa menurut data P3KE Tahun 2023, tingkat kemiskinan ekstrem di Provinsi Bali hanya sebesar 0,19%. Targetnya adalah mencapai angka 0% pada Tahun 2024. Dia menambahkan bahwa berbagai langkah telah diambil, seperti pendataan detail dan melibatkan relawan serta CSR dalam upaya mengentaskan kemiskinan di Bali.

“Dengan semangat ‘Ngrombo’, kami bekerja bersama-sama, bergotong-royong untuk mengentaskan kemiskinan di Bali. Melalui Program ‘Pemprov Bali Hadir’, kami akan melakukan bedah rumah dan membangun rumah bagi masyarakat yang masih tinggal di rumah tidak layak huni. Kami optimis, dengan semangat ‘Ngrombo’, kemiskinan ekstrem di Provinsi Bali akan teratasi pada tahun 2024,” ujarnya.

Baca Juga:  Bupati Sedana Arta Pimpin Peringatan HUT Kota Bangli ke-820 Bertemakan 'Bangli Ne Bro'

Dalam kunjungan DPR RI Komisi VIII ini, Pj. Gubernur Mahendra Jaya juga mengapresiasi peran Forum Koordinasi Umat Beragama (FKUB) di Provinsi Bali dalam mendukung program pemerintah dan menjaga kerukunan umat beragama. Dia menekankan bahwa keragaman di Bali menjadi kekuatan, menjaga suasana aman, tertib, dan damai di wilayah tersebut.

Sebagai penutup, Pj. Gubernur Mahendra Jaya mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan kepada Bali. Dia menyatakan bahwa dengan bantuan dari semua pihak, Bali akan terus memperbaiki infrastruktur dan sarana penunjang pariwisata untuk menjadi destinasi yang lebih baik lagi di masa depan.

Baca Juga:  Pemkot Denpasar dan INTI Bali Gelar Festival Cahaya Lampion Meriahkan Imlek dan HUT Kota Denpasar ke-238

Ketua Tim Kunker Komisi VIII DPR RI, H. Ashabul Kahfi, menegaskan bahwa kunjungan ini tidak hanya untuk mengawasi pelaksanaan anggaran Kementerian terkait, tetapi juga untuk mendengarkan kebijakan dan program Pemprov Bali serta mengidentifikasi faktor penghambat dan langkah-langkah yang diambil untuk menyelesaikannya.

Dalam acara tersebut, diserahkan bantuan berupa Program Keluarga Harapan (PKH) tahap 1 dan 2, bantuan sembako tahap 1-4, bantuan ATENSI bagi kelompok rentan, serta bantuan logistik bencana alam dengan total mencapai Rp. 19.318.502.636,- dari Ketua Tim Kunker kepada Pj. Gubernur Bali. Bantuan juga diserahkan oleh Kementerian Sosial RI, Kementerian Agama RI, BPKH, dan BASNAZ RI.(yud/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments