Sabtu, Mei 18, 2024
BerandaBaliPj Gubernur Bali Dorong Peningkatan Nilai Tukar Petani dan Nelayan dalam PEDA...

Pj Gubernur Bali Dorong Peningkatan Nilai Tukar Petani dan Nelayan dalam PEDA XXVII KTNA

UPDATEBALI.comGIANYARPenjabat Gubernur Bali, S. M. Mahendra Jaya membuka Pekan Daerah (PEDA) XXVII Kontak Tani Andalan (KTNA) Provinsi Bali Tahun 2024 di Pura Samuan Tiga, Desa Bedulu Gianyar, pada Senin 13 Mei 2024 pagi.

Mengusung tema “Memantapkan Kelembagaan Tani Nelayan sebagai Mitra Kerja Pemerintah Dalam Rangka Kemandirian Pangan Berkelanjutan Menuju Kesejahteraan Petani Nelayan Berlandaskan Tri Hita Karana”, Mahendra Jaya menegaskan bahwa hasil produk pertanian di Bali sangat luar biasa. Hal ini disampaikannya setelah meninjau stand pameran pertanian, perikanan, serta olahan pangan dari berbagai Kabupaten/Kota se-Bali.

“Kita lihat tadi produk-produk kita sangat luar biasa, begitu beraneka dan tidak kalah kualitasnya,” jelas Mahendra Jaya.

Mahendra Jaya menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi Bali akan fokus meningkatkan Nilai Tukar Petani dan Nelayan (NTP).

Baca Juga:  Bupati Tamba Ajak Masyarakat 'Ngrombo' Tangani Stunting

“Kita kedepan ingin bersama-sama Ngrombo untuk persoalan kita bagaimana kita bisa meningkatkan Nilai Tukar Petani dan Nelayan kita,” ujarnya.

Ini adalah salah satu target pembangunan pertanian dan perikanan Provinsi Bali, termasuk juga berupaya menurunkan angka kemiskinan, kemiskinan ekstrem, dan pengangguran terbuka di Provinsi Bali.

Pria asal Gianyar tersebut menekankan bahwa sudah saatnya Bali tidak lagi bergantung hanya pada sektor pariwisata yang sangat riskan terhadap berbagai gejolak. Oleh karena itu, ia memandang penting menjadikan sektor pertanian serta kelautan dan perikanan sebagai salah satu fondasi utama perekonomian Bali sekaligus untuk mewujudkan kemandirian pangan.

Dalam kesempatan tersebut, Mahendra Jaya juga menjelaskan tujuan pembangunan sektor pertanian serta kelautan dan perikanan di Bali, yaitu menggali potensi dan keunggulan Bali dengan tetap menjaga keasliannya. Selain itu, pengembangan potensi wilayah berdasarkan karakteristik daerah masing-masing, meningkatkan nilai tambah dan daya saing hasil pertanian dan perikanan, serta mengembangkan komoditi pertanian dan perikanan yang sehat, berkualitas, dan berdaya saing dengan orientasi ekspor.

Baca Juga:  Gubernur Bali Wayan Koster Minta Baleg DPR RI Perhatikan Potensi Lokal Daerah Dalam Menyusun RUU Larangan Minuman Beralkohol

Terkait banyaknya alih fungsi lahan di Bali, Pj. Gubernur sangat menyayangkan hal tersebut dan berharap hal ini tidak terjadi di Bali.

“Sayang ini warisan dari leluhur kita, anugerah dari Ida Sang Hyang Widhi. Kita jangan dengan mudah menjual lahan kita dan mengubahnya menjadi bangunan, gedung, hotel, dan lain sebagainya,” tegas Mahendra Jaya.

Baca Juga:  'SIPANDU BERADAT', Putri Koster Gencarkan Sosialisasi Program Pemerintah ke Masyarakat

Sementara itu, Penjabat Bupati Gianyar, Dewa Tagel Wirasa, menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemerintah Provinsi Bali sehingga pelaksanaan PEDA XXVII KTNA dapat dilaksanakan di Kabupaten Gianyar. Ia berharap kegiatan ini dapat melahirkan berbagai teknologi dan inovasi terbaru di sektor pertanian, kelautan, dan perikanan.

Ketua Umum KTNA Nasional, Ir. H.M. Yadi Sofyan Noor, S.H, berjanji akan mensosialisasikan penerapan model pertanian dan teknologi terbarukan di Bali.

“Tujuan kami kesini adalah membuka akses apa yang kami bisa lakukan di Bali,” jelasnya.

Ia juga mengapresiasi para petani di Bali yang masih dapat mempertahankan pertanian ramah lingkungan di tengah gempuran modernisasi.

“Ini yang ingin kami sampaikan ke teman-teman se-Indonesia untuk belajar ke Bali,” ungkapnya.(yud/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments