UPDATEBALI.com, DENPASAR – Penjabat Gubernur Bali, S.M. Mahendra Jaya, mengapresiasi kinerja Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), menekankan bahwa hasil pemeriksaan BPK adalah penting sebagai bahan evaluasi bagi pemerintah Provinsi Bali terkait kondisi keuangannya.
“Sangat penting bagi kami untuk melihat hasil pemeriksaan BPK sebagai cerminan kondisi keuangan Pemerintah Provinsi Bali. Dengan pemetaan ini, kami dapat mengidentifikasi permasalahan yang ada di Bali,” jelas Mahendra Jaya saat memimpin rapat penutupan pemeriksaan BPK di Kantor Inspektorat Provinsi Bali, Rabu, 8 Mei 2024.
Lebih lanjut, Mahendra Jaya menjelaskan bahwa hasil pemeriksaan BPK Provinsi Bali memberikan gambaran yang jelas tentang kondisi keuangan daerah, yang nantinya akan menjadi landasan dalam menyelesaikan masalah-masalah keuangan yang ada.
“Saya mengapresiasi pemeriksaan yang dilakukan oleh BPK karena membantu kami untuk lebih cepat menemukan solusi atas masalah-masalah yang dihadapi,” tambahnya.
Mahendra Jaya berharap bahwa meskipun masih ada kekurangan dalam beberapa aspek, hasil pemeriksaan BPK Tahun 2024 dapat memberikan hasil yang optimal dengan perolehan status Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).
Di sisi lain, Kepala Perwakilan BPK Provinsi Bali, I Gusti Ngurah Satria Perwira, berharap agar hasil opini WTP yang diberikan kepada Pemerintah Provinsi Bali memiliki kualitas yang baik dan tidak lagi ditemui temuan yang berulang.
“Bali hampir setiap tahun mendapatkan opini WTP, kami berharap bahwa opini ini memiliki kualitas yang tinggi, yang berarti kami berharap agar perbaikan dilakukan sehingga tidak ada lagi temuan yang berulang,” ungkap Satria Perwira.
Pemeriksaan BPK telah berlangsung dari 25 Maret hingga 3 Mei 2024, dengan penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Provinsi Bali dijadwalkan akan dilakukan dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Bali pada 22 Mei 2024 mendatang.(yud/ub)





