Pertemuan Hangat Dubes Georgia dan Gubernur Koster, Bahas Kerja Sama Strategis

0
92
Gubernur Bali Wayan Koster menerima kunjungan kehormatan dari Duta Besar Georgia untuk Indonesia, Tornike Nozadze, di Jaya Sabha
Gubernur Bali Wayan Koster menerima kunjungan kehormatan dari Duta Besar Georgia untuk Indonesia, Tornike Nozadze, di Jaya Sabha. Sumber foto: Humas Pemprov Bali

UPDATEBALI.com, DENPASARGubernur Bali Wayan Koster menerima kunjungan kehormatan dari Duta Besar Georgia untuk Indonesia, Tornike Nozadze, di Jaya Sabha, Denpasar, Rabu 3 September 2025.

Pertemuan berlangsung hangat dan membahas berbagai peluang kerja sama, termasuk rencana pembentukan konsulat kehormatan Georgia di Bali.

Dubes Nozadze menyampaikan apresiasi dapat berdialog langsung dengan Pemerintah Provinsi Bali. Ia mengungkapkan, banyak warganya menetap maupun berkunjung ke Bali, dengan jumlah mencapai ratusan ribu orang dalam beberapa bulan terakhir.

Baca Juga:  Gubernur Koster Dorong Kerja Sama Strategis Bali–Swiss, Bahas Pendidikan hingga UMKM

“Masyarakat Georgia semakin banyak datang ke Bali, bahkan sejumlah perusahaan kami sudah berinvestasi di sini. Karena itu, keberadaan konsulat kehormatan akan sangat membantu mereka,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Koster menyatakan dukungan penuh.

“Saya memahami kebutuhan itu dan akan membantu menyiapkan langkah yang diperlukan agar konsulat kehormatan Georgia di Bali bisa segera terealisasi,” tegasnya.

Selain isu diplomasi, Dubes Nozadze juga menyinggung potensi kerja sama di bidang budaya dan kuliner. Ia secara khusus menyoroti keunikan kopi arak Bali.

Baca Juga:  Jembrana Tercepat Penyalur Dana Desa di Bali

“Kopi arak Bali memiliki nilai warisan yang istimewa. Saya berharap dapat lahir inisiatif kerja sama Bali–Georgia Coffee sebagai simbol persahabatan kedua bangsa,” katanya.

Pertukaran cendera mata turut mewarnai pertemuan tersebut. Dubes menyerahkan wine khas Georgia Chateau Mukhrani, sementara Gubernur Koster menghadiahkan arak Bali sebagai tanda saling menghargai tradisi masing-masing.

Dalam kesempatan itu, Dubes Georgia juga menyampaikan rasa kagumnya terhadap Bali yang telah empat kali ia kunjungi.

Baca Juga:  Warga Sumberklampok Arak Wayan Koster, Kenang Jasa Besarnya Selesaikan Konflik Agraria

“Setiap kali saya datang, saya semakin terpesona dengan budaya Bali. Pulau ini benar-benar aset berharga Indonesia yang juga sangat dikenal masyarakat Georgia,” ungkapnya.

Pertemuan ini diharapkan menjadi pintu masuk penguatan hubungan Bali–Georgia, tidak hanya di sektor diplomasi, tetapi juga pariwisata, investasi, dan pertukaran budaya.(yud/ub)