Pertamina Perkuat Distribusi BBM di Bali, Pasokan Pertalite Ditambah untuk Atasi Antrean SPBU

0
166
Pertamina Patra Niaga memperkuat pasokan dan mempercepat distribusi Pertalite di Bali untuk mengurai antrean kendaraan di sejumlah SPBU, khususnya Denpasar, Badung, dan Tabanan.
Pertamina Patra Niaga memperkuat pasokan dan mempercepat distribusi Pertalite di Bali untuk mengurai antrean kendaraan di sejumlah SPBU, khususnya Denpasar, Badung, dan Tabanan. Sumber foto : Pertamina/updatebali

UPDATEBALI.com, DENPASAR – PT Pertamina Patra Niaga memperkuat pasokan dan distribusi Pertalite untuk mempercepat penguraian antrean kendaraan di sejumlah SPBU di Bali.

Langkah tersebut difokuskan terutama di wilayah Kota Denpasar, Kabupaten Tabanan dan Kabupaten Badung.

Pertamina menyebut peningkatan antrean di sejumlah SPBU merupakan kondisi sementara yang dipengaruhi penyesuaian stok di beberapa titik suplai.

Untuk mengatasi kondisi tersebut, perusahaan meningkatkan pasokan, memperbesar penyaluran dan mengatur prioritas distribusi berdasarkan kebutuhan serta ketersediaan stok di masing-masing wilayah.

Area Manager Comm, Rel. & CSR Jatimbalinus PT Pertamina Patra Niaga, Ahad Rahedi, mengatakan langkah mitigasi telah disiapkan dengan memperkuat pasokan dari terminal BBM sekaligus mengoptimalkan distribusi menuju SPBU.

“Kami memahami ketidaknyamanan masyarakat akibat antrean yang terjadi di sejumlah SPBU. Pertamina bergerak cepat dengan memperkuat pasokan dan mengatur distribusi secara lebih terarah agar stok di SPBU dapat segera dipulihkan. Prioritas kami adalah memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi dan penyaluran Pertalite berlangsung merata,” ujar Ahad.

Baca Juga:  Bupati Badung Ikuti Prosesi Mulang Pekelem pada Puncak Karya di Pura Luhur Uluwatu

Peningkatan distribusi terlihat pada Kamis, 27 Agustus 2026. Pada hari tersebut, Pertamina menyalurkan Pertalite sebanyak 2.300 kiloliter (KL) melalui Integrated Terminal (IT) Manggis dan Fuel Terminal (FT) Sanggaran. Jumlah tersebut meningkat 700 KL dibandingkan penyaluran sehari sebelumnya yang mencapai 1.600 KL.

Upaya memperkuat pasokan juga dilakukan dengan menunggu kedatangan dua kapal pengangkut BBM. MT Green Plus membawa 22 juta liter Pertalite dan 10 juta liter Pertamax menuju IT Manggis, dengan estimasi tiba pada Jumat, 28 Agustus 2026 pukul 16.00 WITA.

Baca Juga:  Dugaan Penyalahgunaan Biosolar Terbongkar, Pertamina Hentikan Penyaluran di SPBU Teuku Umar Barat

Sementara itu, MT Lineo membawa 2,2 juta liter Pertalite menuju FT Sanggaran dan diperkirakan tiba pada Jumat, 28 Agustus 2026 pukul 14.00 WITA.

Khusus untuk memenuhi kebutuhan Pertalite di Kota Denpasar, Pertamina menyiapkan operasional FT Sanggaran selama 24 jam. Pengoperasian tersebut dilakukan untuk mempercepat proses penyaluran BBM dari terminal menuju SPBU yang membutuhkan pasokan.

Pemantauan stok dan distribusi juga dilakukan secara intensif. Koordinasi antara terminal BBM, armada mobil tangki dan SPBU terus diperkuat agar pasokan dapat bergerak lebih cepat menuju titik-titik yang membutuhkan.

Pertamina menargetkan optimalisasi penyaluran tersebut terus dilakukan sampai ketersediaan BBM di SPBU kembali normal. Penguraian antrean dilakukan secara bertahap dengan mengandalkan tambahan pasokan, optimalisasi operasional terminal dan percepatan distribusi menggunakan mobil tangki.

Baca Juga:  Imigrasi kembali Deportasi Empat WNA Rusia karena Langgar Aturan

“Kami tidak hanya menambah pasokan, tetapi juga mengatur ke mana pasokan tersebut harus diprioritaskan agar dampaknya dapat segera dirasakan masyarakat. Setelah pasokan masuk ke terminal, kami optimalkan operasional dan distribusi selama 24 jam untuk mempercepat pengisian kembali stok SPBU, khususnya di Denpasar,” tambah Ahad.

Pertamina Patra Niaga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang timbul akibat antrean di sejumlah SPBU. Masyarakat juga diimbau membeli BBM sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan.

Imbauan tersebut disampaikan agar stok yang tersedia dapat terjaga dan distribusi BBM berlangsung secara optimal serta merata ke seluruh wilayah yang membutuhkan.

Masyarakat yang membutuhkan informasi mengenai layanan dan operasional Pertamina dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135.(yud/updatebali)