Perkuat Kebersihan Destinasi Wisata, Jembrana Libatkan Aparat dan Warga dalam Satgas Pantai

0
216
Pemerintah Kabupaten Jembrana membentuk Satgas Bersih Pantai berbasis kolaborasi masyarakat untuk menanggulangi sampah plastik dan menjaga kebersihan pesisir secara berkelanjutan.
Pemerintah Kabupaten Jembrana membentuk Satgas Bersih Pantai berbasis kolaborasi masyarakat untuk menanggulangi sampah plastik dan menjaga kebersihan pesisir secara berkelanjutan. Sumber foto : Humas Jembrana

UPDATEBALI.com, JEMBRANAPemerintah Kabupaten Jembrana menggagas pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Bersih Pantai sebagai langkah strategis menekan polusi sampah plastik yang mengancam ekosistem pesisir Bali Barat.

Program ini dirancang dengan pendekatan kolaboratif yang melibatkan pemerintah daerah, TNI/Polri, komunitas lokal, banjar adat, hingga sektor swasta.

Pembentukan satgas tersebut merupakan respons atas meningkatnya persoalan sampah plastik di sepanjang garis pantai Jembrana yang menjadi kawasan penting bagi sektor pariwisata dan perikanan.

Inisiatif ini juga sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia terkait standarisasi kebersihan destinasi wisata melalui gerakan gotong royong masyarakat.

Baca Juga:  Sosialisasi Program BUN Batch 4, Kolaborasi Fapet Unud dan Edu Farmers International

Tidak hanya fokus pada kegiatan pembersihan rutin, Satgas Bersih Pantai juga diarahkan pada upaya edukasi berkelanjutan serta pengawasan terpadu agar kebersihan pesisir dapat terjaga secara konsisten.

Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan menegaskan bahwa keterlibatan TNI dan Polri menjadi faktor penting dalam memperkuat pengawasan sekaligus mempercepat respons di lapangan. Ia telah menginstruksikan pembentukan Satgas Bersih Pantai di setiap banjar pesisir dengan melibatkan aparat keamanan dan tokoh masyarakat secara terintegrasi.

“Satgas itu adalah tokoh masyarakat, melibatkan TNI/Polri sesuai dengan arahan Pak Presiden, dan juga Kelian Banjar yang bertanggung jawab. Maka ketika ada sampah di pantai, kita segera bergerak, semua bergerak. Sehingga persoalan sampah lebih cepat teratasi,” ujar Bupati Kembang usai aksi bersih-bersih pantai di Pantai Yeh Sumbul dan Medewi, Minggu pagi, 8 Februari 2026.

Baca Juga:  Lepas Sambut Dandim 1617/Jembrana, Bupati Tamba Ajak Sinergi Jaga Stabilitas dan Situasi Kondusif

Ia menegaskan, program tersebut bukan kegiatan seremonial semata, melainkan gerakan berkelanjutan untuk menjaga citra Jembrana sebagai daerah dengan pantai yang bersih. Seluruh jajaran pemerintah hingga tingkat banjar diminta selalu siaga memantau kondisi pesisir.

“Kita tidak hanya lakukan hari ini. Saya sudah membentuk Satgas Bersih Pantai di setiap daerah wilayah Banjar yang memiliki pantai. Maka ketika ada sampah pantai, Satgas ini langsung bergerak,” tegasnya.

Baca Juga:  Sempat Viral, Ditreskrimum Polda Bali Amankan Dua Pelaku Pembunuh Agung Lestari

Selain itu, masyarakat juga diimbau meningkatkan kesadaran menjaga kebersihan lingkungan, terutama tidak membuang sampah ke sungai yang bermuara ke laut.

“Mari kita bersama-sama menjaga pantai kita, buang sampah pada tempatnya, tidak pada sungai dan tempat-tempat yang dilarang. Mari kita bergerak bersama untuk kebersihan lingkungan kita,” pungkasnya.(yud/ub)