spot_img
spot_img
BerandaBaliPemkot Denpasar Perkuat Layanan Kesehatan Pascabanjir Lewat Kolaborasi RS Negeri dan Swasta

Pemkot Denpasar Perkuat Layanan Kesehatan Pascabanjir Lewat Kolaborasi RS Negeri dan Swasta

UPDATEBALI.com, DENPASAR – Pemerintah Kota Denpasar menegaskan komitmennya untuk menjaga kesehatan warga pascabanjir dengan menggandeng rumah sakit negeri maupun swasta.

Upaya ini dilaksanakan melalui Safari Kesehatan yang digerakkan oleh Dinas Kesehatan dengan pola jemput bola ke lokasi-lokasi terdampak.

Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, menekankan bahwa layanan kesehatan bukan hanya dilakukan saat tanggap darurat, tetapi akan terus digulirkan di masa pemulihan.

Baca Juga:  Wawali Arya Wibawa Ikuti Upacara Pujawali dan Mulang Pakelem di Pura Luhur Uluwatu

“Melalui program Safari Kesehatan, tim kami rutin mendatangi posko dan wilayah terdampak banjir. Fokus utama menyasar kelompok rentan seperti ibu hamil, balita, anak-anak, lansia, serta warga dengan kondisi khusus,” jelasnya di Posko Induk Penanganan Bencana, Selasa 16 September 2025.

Menurutnya, pemeriksaan kesehatan yang menyeluruh sangat penting untuk mencegah potensi munculnya penyakit pascabanjir. Selain pemeriksaan fisik, tim medis juga menyalurkan obat-obatan serta memberikan edukasi terkait pencegahan penyakit kulit, diare, dan infeksi lainnya yang rawan terjadi di masa ini.

Baca Juga:  Survei BI Juli 2023: Optimisme Konsumen Bali Tetap Terjaga

Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar, AA Ayu Agung Candrawati, menambahkan bahwa layanan kesehatan akan tetap disiagakan. Ia mengimbau masyarakat untuk segera menghubungi Puskesmas, Dinas Kesehatan, atau perangkat desa apabila membutuhkan penanganan medis.

“Kami ingin memastikan tidak ada warga terdampak yang terlewatkan. Bahkan, untuk beberapa kasus, tim kesehatan langsung datang ke rumah maupun pengungsian,” ujarnya.

Baca Juga:  Waspada DBD dan Chikungunya, Pemkot Denpasar Kembali Lakukan Fogging Di Pemecutan Kelod

Selain layanan pemeriksaan, Safari Kesehatan juga menghadirkan penyuluhan kepada masyarakat mengenai pola hidup bersih dan sehat. Edukasi ini dianggap penting agar risiko penyakit menular bisa ditekan semaksimal mungkin.

Dengan langkah kolaboratif antara Pemkot, RS negeri dan swasta, serta dukungan masyarakat, diharapkan kesehatan warga terdampak banjir tetap terjaga, sekaligus mempercepat pemulihan kondisi sosial pascabanjir di Denpasar.(per/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments