Pemkab Jembrana Tunjukkan Kepedulian, Santuni Keluarga PMI Meninggal di Jepang

0
281
Bentuk kepedulian terus ditunjukkan Pemerintah Kabupaten Jembrana terhadap warganya yang menghadapi musibah.
Bentuk kepedulian terus ditunjukkan Pemerintah Kabupaten Jembrana terhadap warganya yang menghadapi musibah. Sumber foto: Humas Jembrana

UPDATEBALI.com, JEMBRANA – Bentuk kepedulian terus ditunjukkan Pemerintah Kabupaten Jembrana terhadap warganya yang menghadapi musibah.

Kali ini, dukungan moral dan materi diberikan kepada keluarga almarhumah Ni Kadek Ari Dwi Riyandini, Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Samblong, Kelurahan Sangkar Agung, yang meninggal dunia di Jepang.

Santunan senilai Rp5 juta diserahkan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, I Ketut Armita, mewakili Bupati Jembrana, langsung ke rumah duka pada Sabtu (21/6). Bantuan ini juga dihimpun dari donasi para pegawai Pemkab Jembrana.

Baca Juga:  Berkunjung ke Jawa Barat, Bupati Bangli dapat Segudang Ilmu

“Kami hadir sebagai bentuk empati pemerintah daerah dan menyampaikan rasa duka cita mendalam. Semoga almarhumah mendapatkan kedamaian, dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” ucap Armita.

Ia juga mengungkapkan, Pemkab Jembrana turut memfasilitasi penjemputan jenazah dari Bandara Ngurah Rai dengan menyediakan armada ambulans dan kendaraan untuk keluarga.

Sebelumnya diketahui, Kadek Ari berangkat ke Jepang tahun 2022 sebagai peserta program magang dengan visa Technical Intern Training. Namun, sebelum masa kontraknya berakhir, ia memilih meninggalkan pekerjaan resminya dan beralih menjadi pekerja ilegal di sektor pertanian di Prefektur Ibaraki.

Baca Juga:  Bupati Kembang Puji Kebersamaan TNI dan Warga dalam Pembangunan Jembatan Garuda

Dalam kondisi tanpa asuransi dan jaminan kesehatan, kondisi kesehatannya memburuk. Menderita komplikasi dari penyakit asam lambung, Kadek Ari kesulitan memperoleh perawatan medis memadai. Ia akhirnya menghembuskan napas terakhir pada Minggu, 25 Mei 2025 pukul 00.20 waktu setempat.(yud/ub)