Pemkab Badung Serahkan Hibah Rp700 Juta untuk Dukung Yadnya Massal di Desa Adat Kwanji

0
208
Bupati Adi Arnawa bersama Wabup Bagus Alit Sucipta saat hadiri Karya Manusa Yadnya dan Pitra Yadnya Massal di Desa Adat Kwanji, Kelurahan Sempidi, Kecamatan Mengwi, Selasa (25/8).
Bupati Adi Arnawa bersama Wabup Bagus Alit Sucipta saat hadiri Karya Manusa Yadnya dan Pitra Yadnya Massal di Desa Adat Kwanji, Kelurahan Sempidi, Kecamatan Mengwi, Selasa (25/8). Sumber foto : Humas Badung/updatebali

UPDATEBALI.com, MANGUPURA – Pemerintah Kabupaten Badung kembali menunjukkan dukungannya terhadap pelestarian adat, agama, dan tradisi masyarakat.

Dukungan tersebut diwujudkan melalui kehadiran Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Bagus Alit Sucipta dalam rangkaian Karya Manusa Yadnya dan Pitra Yadnya Massal di Desa Adat Kwanji, Kelurahan Sempidi, Kecamatan Mengwi.

Dalam kesempatan tersebut, Pemkab Badung menyerahkan hibah keagamaan senilai Rp700 juta untuk mendukung pelaksanaan karya yadnya massal yang digelar krama Desa Adat Kwanji.

Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Bupati Adi Arnawa, didampingi Wabup Bagus Alit Sucipta, kepada Bendesa Adat Kwanji I Nyoman Buda Arka. Penyerahan berlangsung di sela-sela prosesi ngajum sekah yang dipusatkan di Pura Dalem Desa Adat Kwanji, Selasa, 25 Agustus 2026.

Baca Juga:  Wabup Badung Hadiri HUT ke-60 STT Tunggaling Adnyana Celuk, Serahkan Bantuan Rp20 Juta

Bupati Adi Arnawa mengapresiasi kebersamaan serta semangat gotong royong masyarakat Desa Adat Kwanji dalam melaksanakan upacara secara kolektif.

Menurutnya, pelaksanaan yadnya secara massal dapat menjadi salah satu cara untuk membantu meringankan beban masyarakat dalam menjalankan kewajiban adat dan agama.

Meski dilakukan secara bersama-sama, nilai spiritual dan kesakralan ritual tetap menjadi bagian utama dari pelaksanaan upacara.

“Pemerintah Kabupaten Badung berkomitmen untuk senantiasa hadir meringankan beban masyarakat. Astungkara, pelaksanaan karya ini dapat berjalan lancar serta memberikan kerahayuan bagi seluruh warga,” ujar Adi Arnawa.

Baca Juga:  Gelar Edukasi Vokasi Cuci Motor di SLB Negeri 3 Denpasar, Astra Motor Bali Buka Peluang Praktik Kerja

Bendesa Adat Kwanji I Nyoman Buda Arka menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah daerah yang hadir langsung bersama masyarakat dalam rangkaian upacara tersebut.

Ia menjelaskan, pelaksanaan upacara secara massal merupakan agenda yang digelar berdasarkan kesepakatan bersama krama Desa Adat Kwanji. Selain membantu masyarakat, kegiatan kolektif tersebut juga menjadi momentum memperkuat kebersamaan warga.

Puncak upacara dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 28 Agustus 2026.

“Tahun ini, upacara mesangih/metatah (potong gigi) diikuti oleh 80 orang peserta. Sementara untuk upacara memukur/nyekah mencakup sebanyak 66 sawa,” jelas Buda Arka.

Baca Juga:  Jauhi Kesan Semrawut, Kecamatan Denpasar Barat Tertibkan 13 Spanduk yang Dipasang Sembarangan

Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya masyarakat Desa Adat Kwanji menjaga keberlanjutan pelaksanaan tradisi dan ritual keagamaan yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Kehadiran jajaran pemerintah daerah sekaligus penyaluran hibah diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah dan desa adat dalam menjaga eksistensi adat, agama, tradisi, serta budaya Bali.

Sejumlah pejabat turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Badung, Camat Mengwi I Nyoman Suhartana, Lurah Sempidi I Gusti Ayu Kade Oka Dewi Pertiwi, perwakilan Majelis Desa Adat (MDA), tokoh masyarakat, serta krama Desa Adat Kwanji.(den/updatebali)