spot_img
spot_img
BerandaInternasionalPembatasan Perjalanan Dilonggarkan, Singapura Siapkan Bandara Changi

Pembatasan Perjalanan Dilonggarkan, Singapura Siapkan Bandara Changi

UPDATEBALI.com, Singapura – Bandara Changi Singapura bersiap untuk menerima penumpang lebih banyak saat negara itu melonggarkan perjalanan dan pembatasan COVID-19 lainnya di tengah harapan akan melihat kembalinya tingkat pergerakan sebelum pandemi.

Dengan hampir 7.500 penerbangan dalam sepekan pada Maret 2019 dan 68 juta penumpang di tahun itu, Changi merupakan salah satu bandara tersibuk di dunia dan sudah dinobatkan sebagai bandara terbaik dunia setidaknya delapan kali, berdasarkan badan kajian bandara Skytrax.

Baca Juga:  PM Andrew Fahie Kepulauan Virgin Ditangkap di AS

Namun, layaknya industri perjalanan secara keseluruhan, Changi sangat terdampak oleh pandemi, dengan volume penumpang anjlok hingga hanya 1,5 persen dari jumlah biasanya.

Singapura memiliki kendali perbatasan yang ketat nyaris sepanjang 2020 dan 2021. Pekan lalu, negara itu menghapus karantina dan syarat perjalanan COVID bagi pelancong yang sudah divaksin lengkap per 1 April mendatang.

Baca Juga:  Nikmati Promo Ramadhan Berkah PLN, Tambah Daya untuk Rumah Ibadah Hanya Rp 150 Ribu

Negara Asia Tenggara yang berpenduduk 5,5 juta jiwa itu ingin memulihkan volume penumpang pesawat hingga setengahnya dari tingkat sebelum pandemi pada akhir 2022, kata pemerintah.

Upaya itu termasuk mengendurkan aturan-aturan ketat pergerakan melalui bandara dan membolehkan pelancong untuk menggunakan fasilitas, layanan, toko, dan restoran terminal.

Pemerintah juga sudah memberikan komitmen senilai 500 juta dolar Singapura (Rp5,2 triliun) untuk mendukung perusahaan-perusahaan dan para pekerja penerbangan di tahun anggaran mendatang seiring meningkatnya perjalanan udara, kata menteri transportasi sebelumnya.

Baca Juga:  Ben Affleck jadi Batman Terakhir Kalinya di Film "The Flash"

Menteri Transportasi Singapura S Iswaran mengatakan pada Rabu (30/3) bahwa industri penerbangan tengah berupaya untuk merekrut lebih banyak pekerja.

“Kegembiraan dan optimismenya sangat terasa,� katanya. “Karena saya pikir mereka semua ingin melihat Bandara Changi ramai kembali,� ujarnya. (ub/antara)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments