Peluncuran Sekaa Arja Sundara Citta, Langkah Putri Koster Selamatkan Seni Arja Bali

0
163
Putri Koster meluncurkan Seka Arja Sundara Citta dari RRI Denpasar untuk melestarikan seni arja dan mendorong generasi muda mencintai budaya Bali.
Putri Koster meluncurkan Seka Arja Sundara Citta dari RRI Denpasar untuk melestarikan seni arja dan mendorong generasi muda mencintai budaya Bali. Sumber foto : Humas Pemprov Bali

UPDATEBALI.com, DENPASAR – Budayawan Bali sekaligus seniman multitalenta, Ibu Putri Koster, secara resmi meluncurkan Sekaa Arja Sundara Citta yang merupakan bentukan Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI) Denpasar.

Acara peluncuran berlangsung khidmat di Kerta Sabha, Rumah Jabatan Gubernur Bali, Rabu, 28 Mei 2025 malam.

Kegiatan diawali dengan prosesi pembacaan nama sekaa arja yang dituliskan dalam keropak sebagai simbol pelepasan dan pengesahan berdirinya kelompok kesenian ini.

Peluncuran Sekaa Arja Sundara Citta ini menjadi wujud apresiasi atas konsistensi RRI Denpasar dalam pelestarian budaya Bali, terutama kesenian drama tari arja yang sangat khas.

Ibu Putri Koster memberikan penghargaan dan dukungannya atas inisiatif RRI Denpasar dalam membentuk sekaa arja tersebut.

Baca Juga:  Sekda Badung Buka Festival Barong Bangkung Mapetuk Agung di Banjar Sila Dharma

“Saya menyampaikan apresiasi atas upaya serta konsistensi dari RRI Denpasar untuk melestarikan budaya Bali, salah satunya kesenian drama tari arja,” ujarnya.

Lebih lanjut, istri Gubernur Bali Wayan Koster ini menegaskan bahwa seni arja adalah kesenian yang kompleks dan memerlukan kemampuan seni yang beragam.

“Tidak sembarang seniman bisa melakukan ini, untuk itu harus dilatih sejak kecil. Kita lakukan regenerasi dengan mendorong para remaja untuk mencintai dan nantinya melakoni seni arja,” tambahnya.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Ibu Putri Koster menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Bali membuka ruang bagi kesenian arja untuk tampil secara rutin setiap bulan. Sebelumnya, seni arja hanya dipentaskan setahun sekali dalam ajang Pesta Kesenian Bali.

Baca Juga:  Bupati Suwirta Serahkan Reward Medali kepada Enam Atlet Klungkung yang Ikuti SEA Games Kamboja 2023

“Saya membuka ruang bagi seka arja untuk tampil sebulan sekali di sini. Selain sebagai wadah bagi seniman untuk berkreativitas, juga untuk memperkenalkan dan mendekatkan seni arja ke kalangan generasi muda kita. Kita harus terus berkarya dan jangan lupa lakukan evaluasi agar kita bisa meningkatkan kualitas penampilan kita,” ujarnya.

Acara launching dihadiri Kepala Stasiun LPP RRI Denpasar, Ngatno, Ketua Dewan Pengawas LPP RRI, Anwar Mujahid Adi Trisnanto, serta para seniman dan budayawan.

Pada kesempatan itu, ditampilkan pementasan perdana Arja Sundara Citta RRI Denpasar dengan lakon berjudul “Tetamian.”

Baca Juga:  Ketua Dekranasda Bali Pastikan Stan PKB 2026 Gratis, UMKM Diminta Jual Produk dengan Harga Wajar

Pementasan yang disutradarai oleh Gusti Sumadi, yang akrab disapa Aji Tibah, mengisahkan perjalanan putra mahkota Kerajaan Jenggala yang akan dinobatkan sebagai raja bersama permaisurinya dari Kerajaan Daha.

Di sisi lain, Raden Wiryangkara dari Kerajaan Pajarakan menghadiri acara tersebut sambil mengembalikan barang pusaka bernama Tetamian.

Penampilan perdana yang dimainkan oleh sekitar 12 seniman ini berlangsung selama dua jam dan berhasil memukau penonton yang hadir. Suguhan dramatari arja ini seolah melepas kerinduan publik akan kejayaan seni arja yang pernah mencapai puncaknya pada era 1960-an.(yud/ub)