UPDATEBALI.com, BULELENG – Pohon tumbang timpa sebuah pelinggih di Area Pura Dalem Desa Pegadungan tepatnya di Wilayah Desa Pegadungan, Kecamatan Sukasada, Buleleng pada Jumat 13 Februari 2026 malam. Akibatnya, kerugian ditaksir mencapai ratusan juta.
Peristiwa ini dibenarkan langsung Kepala BPBD Kabupaten Buleleng, I Gede Suyasa saat dikonfirmasi Senin 16 Februari 2026, dimana pihaknya telah menerima laporan dari Kelian Desa Adat Pegadungan sehari setelah kejadian. Adapun sesuai hasil assessment di lapangan, kejadian tersebut diduga disebabkan curah hujan yang turun saat itu cukup tinggi hingga mengakibatkan sebuah pohon Kamboja diperkirakan berusia ratusan tahun tumbang menimpa palinggih disana.
“Kami menerima laporan keesokan paginya dari Kelian Adat, anggota sudah melakukan assessment diperkirakan pohon tumbang disebabkan karena curah hujan pada malam sebelumnya intensitasnya tinggi,” Kata dia.
Suyasa menambahkan hasil assessment di lapangan, pohon tumbang menimpang satu Pelinggih yakni Pelinggih Gedong Linggih di Pura Dalem Desa Adat Pegadungan. Namun pihaknya belum bisa melakukan proses penanganan lantaran perlu adanya upacara keagamaan yang dilangsungkan.
“Belum bisa dilakukan penanganan sesuai petunjuk Kelian Adat akan dilakukan upacara pecaruan lanjut mepiuning. Jadi setelah itu baru bisa proses pembersihan lanjut pemotongan pohon tumbang tersebut,” Terang dia.
Berdasarkan hasil kajian di lapangan, Ia menyebutkan kerusakan yang terjadi masuk dalam kategori rusak berat. Sehingga hasil hitung cepat kerugian ditaksir mencapai angka Rp 200 jutaan.(dna/ub)





