Panggung Ardha Candra Bergemuruh, Gubernur Koster Disambut Hangat Ribuan Penonton

0
290
Gubernur Bali Wayan Koster hadir langsung menyaksikan Wimbakara Barong Ket di PKB ke-47, Kamis (3/7), sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian seni dan budaya Bali.
Gubernur Bali Wayan Koster hadir langsung menyaksikan Wimbakara Barong Ket di PKB ke-47, Kamis (3/7), sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian seni dan budaya Bali. Sumber foto : Humas Pemprov Bali

UPDATEBALI.com, DENPASAR – Suasana meriah dan penuh semangat menyelimuti Panggung Terbuka Ardha Candra, Taman Budaya Bali, Kamis malam, 3 Juli 2025, saat Gubernur Bali Wayan Koster hadir menyaksikan secara langsung Wimbakara (Lomba) Barong Ket serangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-47 Tahun 2025.

Membaur bersama ribuan penonton yang memadati tribun, Gubernur Koster tampak santai mengenakan busana adat Bali. Setibanya di lokasi, Gubernur kelahiran Desa Sembiran, Buleleng itu langsung disambut sorak sorai penonton yang didominasi generasi muda.

Dengan penuh keakraban, mereka meneriakkan sapaan khas “Pak Yan”, panggilan akrab Gubernur Koster.

Baca Juga:  Gubernur Koster Dorong Kontribusi Lembaga Pendidikan Tinggi, Tuntaskan Berbagai Persoalan Krusial di Bali

Mendapat sambutan hangat, Gubernur pun membalas sapaan tersebut dengan melambaikan tangan ke arah penonton di sisi kanan dan kiri panggung utama.

Suasana semakin semarak ketika penonton secara spontan menyahut lambaian tersebut dengan teriakan penuh antusias. Bahkan sejumlah anak muda melontarkan candaan sembari bertanya, ‘Kata-kata hari ini, Pak?’.

Setelah berinteraksi akrab dengan penonton, Gubernur Koster didampingi sejumlah pimpinan OPD Pemprov Bali kemudian menyaksikan jalannya lomba Barong Ket yang malam itu menampilkan duta seni dari empat kabupaten/kota, yakni Tabanan, Badung, Karangasem, dan Denpasar.

Baca Juga:  Sekda Buleleng Pantau Penggunaan Tumbler di OPD dan Sekolah

Penampilan pertama dibuka oleh Sanggar Seni Hari Dwipa Gamelan Grup, Jero Tengah Banjar Tegal Delodan, Desa Dauh Peken, Kabupaten Tabanan.

Duta Kabupaten Tabanan berhasil memukau penonton dengan garapan apik yang menggabungkan Gending Rejang Ayunan Pupuan, Sanghyang Memedi Pangkung Karung, dan Sanghyang Sampat Penebel memperkuat esensi spiritual dalam setiap gerakan Barong Ket.

Selanjutnya, tampil Sanggar Seni Tari dan Tabuh Sameton Barong Munggu Mengwi yang menjadi Duta Kabupaten Badung, disusul Sanggar Seni Wedanta dari Banjar Dinas Brahmana, Desa Sibetan, Kecamatan Bebandem sebagai wakil Kabupaten Karangasem.

Kota Denpasar tampil sebagai penutup dengan suguhan menarik dari Sekaa Gong Pancar Gita Werdhi Winangun, Kelurahan Panjer. Masing-masing peserta menampilkan kreativitas dan kekuatan artistik yang memperkaya kekayaan budaya Bali, sekaligus menjaga eksistensi Barong Ket sebagai salah satu warisan budaya yang patut dilestarikan.

Baca Juga:  Wapres Gibran Puji Antusiasme Warga Bali di PKB XLVII, Budaya dan Ekonomi Harus Sejalan

Ajang Wimbakara Barong Ket ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga ruang ekspresi bagi para seniman muda Bali untuk menunjukkan dedikasi dan kecintaan mereka terhadap budaya leluhur.

Kehadiran Gubernur Koster pun menjadi bukti nyata dukungan pemerintah terhadap pelestarian seni dan budaya di Pulau Dewata.(yud/ub)