OJK Bali Edukasi Mahasiswa Agar Cerdas Berinvestasi di Pasar Modal

0
479
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menghadirkan edukasi keuangan dan pasar modal bagi generasi muda di Universitas Hindu Indonesia (UNHI), Denpasar
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menghadirkan edukasi keuangan dan pasar modal bagi generasi muda di Universitas Hindu Indonesia (UNHI), Denpasar. Sumber foto: OJK

UPDATEBALI.com, DENPASAR – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menghadirkan edukasi keuangan dan pasar modal bagi generasi muda di Universitas Hindu Indonesia (UNHI), Denpasar, Rabu 12 November 2025.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Tematik Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Provinsi Bali dan rangkaian Bulan Inklusi Keuangan 2025 sekaligus memperingati HUT ke-48 Pasar Modal Indonesia.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Inarno Djajadi, menekankan bahwa literasi keuangan menjadi fondasi penting agar masyarakat, khususnya mahasiswa, mampu berinvestasi secara aman, legal, dan bijak.

Baca Juga:  Sekda Bali Dorong Literasi Keuangan untuk Ekonomi Bali yang Inklusif dan Berkelanjutan

“Investasi di pasar modal harus dipahami secara mendalam. Prinsip 2L legal dan logis, harus menjadi pedoman. Hindari tawaran yang terdengar terlalu menggiurkan, karena itu biasanya investasi ilegal,” tegas Inarno.

Data menunjukkan jumlah investor di Indonesia telah mencapai 19 juta, di mana lebih dari setengahnya berusia di bawah 30 tahun. Di Bali sendiri, jumlah investor sudah melampaui 330 ribu, menempatkan provinsi ini di jajaran sepuluh besar secara nasional.

“Pasar modal adalah sarana investasi yang transparan, aman, dan diawasi ketat oleh OJK bersama Bursa Efek Indonesia (BEI), KPEI, dan KSEI. Bukan arena spekulasi atau perjudian,” tambahnya.

Baca Juga:  OJK Dorong Literasi dan Inklusi Keuangan Melalui Program GERAK Syariah 2024

Rektor UNHI, Prof. I Made Damriyasa, menyampaikan apresiasi atas inisiatif ini. Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat relevan untuk membekali mahasiswa dengan wawasan keuangan yang benar agar mereka dapat membuat keputusan finansial yang tepat dan terhindar dari praktik investasi yang berisiko.

Selain edukasi, kegiatan ini juga menampilkan Bali Stock Trading Competition (B-STRAC) 2025 yang berlangsung pada 27–31 Oktober 2025 melalui aplikasi IDX Mobile. Kompetisi ini melibatkan ASN anggota TPAKD dan kelompok studi pasar modal dari perguruan tinggi se-Bali. Pemenang B-STRAC dan Galeri Investasi BEI Terbaik juga diberikan penghargaan dalam acara tersebut.

Baca Juga:  Mesin ATM di Bali Dinon-aktifkan Mulai 2 Maret 2022

Hingga Oktober 2025, Program Tematik TPAKD telah menyelenggarakan 19 kegiatan edukasi di 9 kabupaten/kota dengan total 1.750 peserta dari kalangan ASN, akademisi, dan masyarakat umum. Kegiatan di UNHI diikuti mahasiswa dari 22 perguruan tinggi dan 3 SMK serta menghadirkan narasumber dari OJK, BEI, KPEI, dan KSEI.

Dengan langkah ini, OJK berharap generasi muda Bali semakin cerdas dalam mengelola keuangan, memahami risiko investasi, dan berperan aktif dalam membangun pasar modal yang sehat, inklusif, serta berkelanjutan.(yud/ub)