spot_img
spot_img
BerandaBalimyBCA BTR Ultra 2026 Siap Digelar, Hampir 6 Ribu Pelari Jelajahi Jalur...

myBCA BTR Ultra 2026 Siap Digelar, Hampir 6 Ribu Pelari Jelajahi Jalur Ekstrem Geopark Batur

DENPASAR – Ajang lari lintas alam bertaraf internasional myBCA BTR Ultra 2026 presented by ASICS kembali digelar oleh komunitas Bali Trail Running (BTR).

Memasuki penyelenggaraan tahun ketujuh, event sport tourism terbesar di Bali ini menghadirkan hampir 6.000 peserta dari berbagai negara dengan rute menantang melintasi kawasan Geopark Batur hingga Gunung Agung.

Pelaksanaan event diumumkan dalam konferensi pers yang berlangsung di Auditorium Lantai 2 Bali International Hospital, Sanur, Sabtu (9/5/2026). Pada tahun ini, BTR kembali menggandeng Bank Central Asia (BCA) sebagai sponsor utama untuk keempat kalinya secara berturut-turut, serta didukung brand olahraga internasional ASICS.

Race Director sekaligus Project Director myBCA BTR Ultra 2026, Putu Agus Darmayuda, menjelaskan event akan berlangsung pada 15-17 Mei 2026 dengan pusat kegiatan di Batur Natural Hot Spring, Kintamani.

“Kegiatan myBCA BTR Ultra 2026 presented by Asics dilaksanakan tanggal 15-17 Mei 2026 dengan kembali mengambil race venue di Batur Natural Hot Spring, Kintamani. Rute yang akan dilalui peserta akan melalui 12 Desa yang ada di Kintamani, Bangli dan 3 Desa yang ada di wilayah Kabupaten Karangasem,” ujarnya.

Baca Juga:  Menteri Bappenas dan Gubernur Bali Kunjungi Kintamani

Ia menjelaskan, para peserta akan melewati sejumlah titik ikonik seperti black lava Gunung Batur, area pasir Culali, hutan pinus Batur, hingga Gunung Abang. Khusus kategori ultra 100 kilometer, lintasan bahkan mencapai Gunung Agung sebagai gunung tertinggi di Bali.

Pada penyelenggaraan tahun ini, panitia membuka enam kategori lomba yakni 7 kilometer, 7 kilometer kids, 18 kilometer, 30 kilometer, 60 kilometer, dan 100 kilometer. Kategori 18 kilometer menjadi pembaruan dari kategori sebelumnya yang hanya 15 kilometer.

Jumlah peserta tercatat mencapai 5.916 orang, meningkat sekitar 47 persen dibandingkan tahun 2025 yang diikuti 4.007 peserta. Dari total tersebut, sebanyak 5.295 peserta merupakan warga negara asing dan 621 peserta berasal dari Indonesia.

Ketua Bali Trail Running, Made Budiana, mengatakan tingginya animo peserta menunjukkan olahraga trail run semakin diminati sekaligus mampu menjadi sarana promosi wisata alam Bali.

Baca Juga:  Peneliti FTP Unud Kembangkan Teknologi Drone Untuk Monitoring Serangan Hama dan Penyakit Padi

“myBCA BTR Ultra 2026 presented by Asics edisi ke 7 ini ingin mengajak semua komponen pecinta olahraga untuk lebih mengenal olahraga trail run. Trail run bukan hanya tentang olahraga ekstrim tapi juga sebagai sarana promosi pariwisata Bali yang dikenal banyak memiliki spot dengan bentang alam dan pemandangan yang sangat indah,” jelasnya.

Mengusung tagline “BTR Ultra for All”, event tahun ini juga menghadirkan berbagai kategori penghargaan berdasarkan kelompok umur, mulai dari kategori anak-anak hingga peserta usia di atas 70 tahun.

Selain fokus pada kompetisi, panitia juga memperkuat aspek keselamatan peserta. Seluruh panitia telah mendapatkan pelatihan pertolongan pertama atau first aid yang didukung Bali International Hospital. Edukasi keselamatan bagi peserta juga dilakukan melalui sesi live talk bertema “Life Support, Emergency and First Aid”.

Kepala Balai KSDA Bali turut mengapresiasi penyelenggaraan event yang dinilai memperhatikan aspek lingkungan dan pemberdayaan masyarakat lokal.

Baca Juga:  Bupati Jembrana Lepas Ribuan Langkah Negaroa Fun Run, Masyarakat Sambut dengan Antusias Tinggi

Sementara itu, Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta menyebut event internasional tersebut memberikan dampak signifikan terhadap sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat Kintamani.

“Dengan adanya kegiatan yang menghadirkan hampir 6.000 peserta, tentunya sangat berdampak pada tingkat hunian hotel dan villa di Kintamani dan sekitarnya,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, sekitar 1.500 kamar penginapan di kawasan Kintamani telah penuh dipesan sejak tiga bulan sebelum event berlangsung. Bahkan sebagian peserta terpaksa menginap hingga ke wilayah Ubud karena tingginya permintaan akomodasi.

Dukungan juga datang dari PT Bank Central Asia (BCA). Vice President BCA, Eka Putu Ananta, menilai event ini menjadi media efektif untuk memperkenalkan Bali dan Indonesia ke tingkat internasional.

“Kami melihat kegiatan ini sebagai platform penting untuk mendorong pariwisata berkelanjutan sekaligus memperkenalkan keindahan Bali ke dunia. Ini bisa menjadi nation branding,” kata Eka Putu.(den/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments