spot_img
spot_img
BerandaBaliBawang Kintamani Surplus 15 Ribu Ton

Bawang Kintamani Surplus 15 Ribu Ton

UPDATEBALI.com, BANGLI – Sampai saat ini potensi bawang merah di seputaran kaldera Gunung Batur, Kintamani, Bangli, sangat tinggi.

Sebanyak 96 persen bawang merah di Bali di produksi di kabupaten Bangli, bahkan hingga saat ini mengalami surplus sebanyak 15 ribu ton.

Selain keindahan alamnya, Kintamani juga terkenal dengan potensi pertaniannya, salah satunya bawang merah. Terdapat empat ratus hektar lebih lahan yang masih produktif yang berada di dua belas desa.

Baca Juga:  Pemprov Bali Memperoleh Penghargaan Tertinggi dalam SPI dengan Indeks 78,82 dari KPK RI

Per satu hektar petani bisa menghasilkan bawang merah kering hingga 22 ton lebih sekali panen.

Sampai saat ini bawang merah di Bangli mengalami surplus sampai 15 ribu ton, dimana hasil produksi pertahun mencapai 22 ribu ton, sedangkan kebutuhan di Bali mencapai 18 ton.

Untuk pemasaran meliputi Bali Nusra, bahkan daerah lain di Indonesia seperti Kalimantan, Maluku dan yang lainnya.

Baca Juga:  Ketua DPRD Bali Apresiasi Kinerja Gubernur Koster dalam Memajukan Kebudayaan

Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Bangli, I Wayan Sarma mengatakan, untuk peningkatan kualitas hasil pertanian bawang merah, pihaknya terus melakukan edukasi dan pemahaman serta berbagai terobosan, agar petani dalam melakukan pengembangan bawang merah, bisa meminimalisir penggunaan pestisida kimia dan lebih banyak menggunakan bahan organik baik pupuk maupun obatnya, serta pemilihan musim yang tepat sehingga bisa menghasilkan produk yang berkualitas.

Baca Juga:  Diduga Ngantuk, Truk BBM Terguling Usai Tabrak Pagar SD di Sumberkima

“Sehingga diharapkan nantinya bawang merah bisa masuk pasar import,” ungkapnya.

Selain peningkatan kualitas, pihaknya beserta stekholder terkait juga terus berusaha agar harga di pasaran tetap stabil sehingga tidak merugikan petani. (put/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments