MPLS di SMPN 5 Denpasar Beri Pemahaman Beretika di Lingkungan Sekolah dan Masyarakat

0
140

UPDATEBALI.com, DENPASAR – Tahun ajaran baru 2022/2023 telah dimulai, sekolah diwajibkan melakukan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) sebagai pengganti Masa Orientasi Siswa (MOS) kepada siswa barunya.

Termasuk SMPN 5 Denpasar, yang melakukan MPLS secara luring dengan datang ke sekolah.

Pihak sekolah pun telah mempersiapkan sarana prasarana dan mekanisme yang diterapkan saat anak-anak datang ke sekolah.

I Wayan Kamasan selaku Kepala Sekolah SMPN 5 Denpasar mengatakan kegiatan MPLS dibuka dengan upacara pembukaan MPLS. Sesuai dengan arahan Kemendikbud SMPN 5 Denpasar memiliki 2 materi yakni materi wajib dan materi pilihan. Diantaranya para siswa diminta mengisi data diri, kemudian para siswa melakukan pengenalan pada lingkungan sekolah dengan sopan serta etika yang bagus, baik dari Kepala Sekolah hingga ke Satpam Sekolah maupun di lingkungan masyarakat.

Baca Juga:  Diskominfo Badung Dukung Perkembangan Ekonomi Digital Lewat IGDX Business & Conference 2025
Kepsek SMPN 5 Denpasar
I Wayan Kamasan selaku Kepala Sekolah SMPN 5 Denpasar. Sumber foto : den/ub

“Beretika sopan santun sangat penting kedepannya baik dilingkungan sekolah, keluarga serta di tempat umum,” jelas Wayan Kamasan pada Selasa (12/7/2022) di Ruang Kerjanya.

“Para siswa harus tau siapa Kepala Sekolahnya, nama gurunya, siapa satpamnya,” kata.

Sebanyak 320 siswa mengikuti serangkaian kegiatan MPLS SMPN 5 Denpasar yang berlangsung selama 3 hari mulai dari hari Senin (11/7/2022) hingga Rabu (13/7/2022).

Baca Juga:  Gubernur Bali Jajaki Kolaborasi Budaya, Pariwisata, dan Ketenagakerjaan dengan Slovakia

Lebih lanjut I Wayan Kamasan menjelaskan, pengenalan ekstrakurikuler ini berdasarkan minat dan bakat siswa. Sehingga setiap siswa memilih 1(satu) ekstrakurikuler diantara bakatnya yang paling menonjol seperti basket, silat ataupun yang lainnya.

Berharap pada kegiatan MPLS para siswa ini dapat mengetahui situasi kondisi SMPN 5 Denpasar, sehingga para siswa datang ke sekolah dengan perasaan happy/gembira dalam menempa ilmu.

Baca Juga:  Hadiri Karya di Br. Gulingan Darmasaba, Bupati Minta Tiga Pilar Utama Banjar Harus Dikuatkan

“Karena apapun pekerjaan yang kita kerjakan dengan perasaan happy maka akan sukses. Begitu juga siswa kalo sudah happy dalam belajar maka akan sukses sesuai dengan minat, bakatnya,” harapnya.(den/ub)